Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Tekan Inflasi, Pemkot Jayapura Siap Gelar Pasar Murah Sepanjang Tahun 2026

Yohanes Palen • 2026-02-25 16:48:04

 

Plt.Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Plt.Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) akan siap mengelar pasar murah bagi masyarakat di Kota Jayapura.

 

Sementara itu program pasar murah akan dilakukan sepanjang tahun 2026 sebagai langkah konkret dari Pemkot Jayapura untuk menekan laju inflasi daerah.

 

"Ya,kegiatan pasar murah akan segera dimulai dalam waktu dekat,"ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar, Rabu (25/2/2026).

 

Kata Alberto Itar bahwa, lokasi perdana pasar murah ini direncanakan berlangsung di depan Hotel Zip Azana Jayapura, Kota Jayapura.

 

Ia menyebutkan, program pasar murah ini sebagai upaya Pemkot Jayapura dalam rangka pengendalian inflasi.

 

"Untuk sepanjang tahun 2026 ini kita sudah programkan untuk pasar murah. Selain menekan inflansi juga untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,"ujarnya

 

Aberto Itar menjelaskan, dalam setiap paket pasar murah, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. 

 

Satu paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram, dijual seharga Rp.85.000 per paket.

 

Harga tersebut dinilai sangat membantu, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, karena selisihnya cukup signifikan dibandingkan harga normal di pasaran.

 

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

 

Kemudian program pasar murah akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu dan menyasar kelurahan-kelurahan di wilayah Kota Jayapura. 

 

Pemerintah menargetkan kegiatan ini berjalan selama satu tahun penuh hingga Desember 2026.

 

“Biasanya kami laksanakan di kelurahan-kelurahan agar distribusi manfaatnya merata dan langsung menyentuh masyarakat,”beber Alberto Itar.

 

Selain pelaksanaan rutin mingguan pihaknya juga akan mengelar pasar murah pada hari Sabtu (28/2/2026). Lokasinya di depan Kantor Gubernur Papua.

 

"Kita akan berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jayapura dan HUT Pekabar Injil yang digelar dalam agenda Car Free Day pada Sabtu, 28 Februari 2026, di depan Kantor Gubernur Papua,"terangnya.

 

Adapun partisipasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

 

"Dengan pelaksanaan pasar murah secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Jayapura berharap tekanan inflasi dapat dikendalikan, distribusi bahan pokok tetap terjaga, serta masyarakat memperoleh akses kebutuhan dasar dengan harga yang lebih terjangkau dan merata,"tutup Alberto Itar. (*).

Editor : Lucky Ireeuw
#Pemkot jayapura #perindag #Ceposonline.com #umkm