Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Resmikan Roemah Umma, Abisai Rollo Akui Akui Ekonomi di Kota Jayapura Sedang Mengalami Penurunan

Yohanes Palen • 2025-07-31 14:29:49
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat foto bersama dengan Owner Reomah Umma, Rudy Maswi dan Farida Djafar usai peresmian. (CEPOSONLINE.COM/Humas Pemkot)
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat foto bersama dengan Owner Reomah Umma, Rudy Maswi dan Farida Djafar usai peresmian. (CEPOSONLINE.COM/Humas Pemkot)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengaku, jika perkembangan ekonomi di Kota Jayapura sedang mengalami penurunan.

"Ya, secara keseluruhan ekonomi kita di Papua lebih khusus di Kota Jayapura sedang tidak baik-baik saja,"ungkap Abisai Rollo saat meresmikan Roemah Umma, Rabu (30/7/2025) kemarin

Sementera itu Roemah Umma adalah salah satu rumah makan yang menyajikan makanan prasmanan yang berlokasikan di Ruko Kota Jayapura.

Adapun Owner atau pemilik dari Roemah Umma tersebut yakni Farida Djafar dan Rudy Maswi.

"Jadi, ini cabang kedua yang mereka buka di Kota Jayapura ini,"terang Abisai Rollo.

Abisai Rollo berterima kasih dengan hadirnya Roemah Umma tersebut yang merupakan salah satu usaha kuliner di Kota Jayapura.

Ia melihat usaha UMKM Kuliner belakangan ini mulai mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. 

Namun ada sebagian usaha kuliner ini juga yang tidak bisa bertahan lama dan harus tutup.

Kata Abisai Rollo, sejak covid-19 melanda Indonesia banyak usaha yang gulung tikar atau tutup.

Sehingga akibatnya keadaan ekonomi masyarakat sekarang sedang tidak baik saja dan mengalami penurunan.

Sementara itu penurunan ekonomi di Kota Jayapura juga disebabkan beberapa faktor, termasuk efisiensi anggaran pemerintah.

Hal ini berdampak pada sektor pariwisata dan perhotelan, serta penurunan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. 

Selain itu, inflasi juga menjadi perhatian, dengan beberapa kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga.

Abisai Rollo menjelaskan, Kota Jayapura tidak memiliki pertambangan, sehingga munculnya usaha kuliner ini sangat membantu Pemerintah Kota Jayapura terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Saya berharap agar Kota Jayapura ini tetap aman dari segala masalah, sehingga semua orang yang membuka usaha di kota ini terlindungi,"tutur pria yang biasa disapa ABR ini.

Sambung ABR bahwa ia dan Wakil Wali Kota selalu berusaha agar Kota Jayapura baik-baik saja, ini juga mendorong para investor dari luar untuk datang berinvestasi.

"Sebagai Wali Kota saya mempersilahkan kepada semua orang untuk membuka usaha di Kota Jayapura dan saya pastikan akan berikan dukungan penuh,"ujar ABR.

Sementara itu Owner Roemah Umma, Farida Djafar menjelaskan, Roemah Umma menjadi cabang keduanya di Kota Jayapura.

"Disini kita sajikan makanan prasmanan dengan harga yang murah dan sangat dijangkau masyarakat. Kita juga juga siapkan makanan lokal,"terangnya.

Farida Djafar memang bertekat untuk terus mengembangkan usaha kulinernya di Kota Jayapura dan di daerah lain di Papua.

"Untuk sekarang fokus di Jayapura dulu, tetapi tidak menutup kemungkinan akan kita buka cabang lagi diluar Papua,"tutup Farida Djafar. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Rudi Maswi #kota jayapura #Abisai Rollo