Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Tiga Hari Buron, Akhirnya Pelaku Pembunuhan ASN di Jalan A Yani Wamena Tertangkap

Deni Tonjau • 2026-02-28 15:04:16

Wakapolres Jayawijaya AKP Albertus Mabel didampingi Kasat Reskim, KBO dan Kasie Pidum saat memberikan keterangan pers bersama dengan Pelaku DK yang telah diamankan. Jumat (27/2/2026) malam.
Wakapolres Jayawijaya AKP Albertus Mabel didampingi Kasat Reskim, KBO dan Kasie Pidum saat memberikan keterangan pers bersama dengan Pelaku DK yang telah diamankan. Jumat (27/2/2026) malam.

CEPOSONLINE.COM, WAMENA - Pelaku Pembunuhan ASN Kementerian Agama dari Kabupaten Yalimo di Jalan A Yani Wamena Selasa lalu berinisial DK, akhirnya tertangkap Jumat (27/2/2026) malam.

 

Wakapolres Jayawijaya AKP Albertus Mabel, ketika dikonfirmasi membenarkan jika pelaku DK telah ditemukan dan sudah diamankan di Polres Jayawijaya usai selama 3 hari melarikan diri dan bersembunyi di Distrik Welesi.

 

 Motif pembunuhan dilatarbelakangi oleh asmara.

 

"Untuk pelaku DK sudah kita amankan di Polres Jayawijaya untuk mempertangungjawabkan perbuatannya secara hukum, diketahui bahwa DK merupakan kekasih korban yang tak terima jika hubungan mereka diakhir oleh korban LS," ungkapnya di Wamena.

 

Puncak kemarahannya, terjadi ketika Korban LS mengambil barang -barangnya di kost yang sudah ditinggali bersama dengan DK selama 2 tahun tanpa sepengetahuan terduga pelaku, akibatnya pelaku telah menunggu korban di sekitar Jalan tersebut di sekitar Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan studio foto garage digital printing.

 

"Terduga pelaku DK menunggu korban LS di tempat itu, karena korban merupakan PNS di kementerian Agama Kabupaten Yalimo yang memiliki kantor perwakilan di sekitar TKP, selanjutnya pada saat korban melewati tempat tersebut langsung dicegat oleh pelaku dan terjadilah tindak pidana pembunuhan," kata Albertus Mabel.

 

Di tempat yang sama Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi menambahkan usai penganiayaan tersebut diketahui bahwa korban tidak meninggal di tempat, tetapi korban meninggalnya di rumah sakit sebab kurang lebih ada 6 luka tusukan dan ada tiga luka sayatan. Sementara pelaku DK juga melarikan diri ke arah Distrik Welesi dengan motor KLX.

 

"Dari kejadian itu kami dari Polres Jayawijaya langsung merespon cepat dengan mendatangi TKP melakukan pengolahan TKP, mengambil keterangan-keterangan saksi di TKP, dan juga mengecek dan mengambil CCTV yang ada di sekitar," bebernya.

 

Ia juga mengaku jika, telah mengarahkan keluarga korban untuk membuat laporan polisi dan kepolisian juga menerbitkan atau meminta dalam bentuk surat permohonan penerbitan visum terhadap korban kepada RSUD Wamena, setelah itu kepolisian melakukan koordinasi para tokoh dan keluarga korban untuk melacak keberadaan Pelaku DK.

 

"Setelah mendapatkan informasi pasti, di bawah pimpinan Wakapolres Jayawijaya kami bergerak bersama keluarga pelaku menuju tempat dimana pelaku bersembunyi dan berhasil mengamankan yang bersangkutan ke Polres Jayawijaya," tutupnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Jayawijaya #Yalimo #asn kementerian