Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Penunjukan Mojtaba Khamenei Jadi Simbol Perlawanan Iran, Tegaskan Tak Tunduk pada Barat

Yohanes Palen • 2026-03-10 04:43:07

Mojtaba Khamenei. (Radar semarang)
Mojtaba Khamenei. (Radar semarang)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Mojtaba Khamenei kini terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru menggantikan posisi ayahnya Ali Khamenei.

Sementara itu penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran dinilai menjadi simbol kuat bahwa Republik Islam Iran tidak akan tunduk pada tekanan Barat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah

Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk oleh Majelis Ahli Iran untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang sebelumnya dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Penunjukan tersebut menandai pergantian kepemimpinan penting di negara yang memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah.

Majelis Ahli Iran, lembaga beranggotakan 88 ulama yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara, menyatakan keputusan itu diambil melalui proses pemungutan suara dalam sidang luar biasa.

Dengan keputusan tersebut, Mojtaba resmi menjadi pemimpin tertinggi ketiga Republik Islam Iran sejak revolusi 1979.

Penunjukan Mojtaba juga mendapat dukungan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang menyatakan kesetiaan penuh kepada pemimpin baru tersebut dan siap menjalankan setiap instruksinya.

Dukungan dari kekuatan militer elit ini dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga stabilitas politik Iran di tengah situasi konflik regional yang memanas.

Di tengah konflik yang terus meningkat antara Iran, Israel, dan sekutunya, banyak analis melihat pemilihan Mojtaba sebagai sinyal bahwa Iran akan mempertahankan garis keras terhadap tekanan Barat.

Ia dikenal memiliki hubungan kuat dengan kalangan konservatif dan militer Iran serta telah lama dianggap sebagai figur berpengaruh di balik layar dalam politik negara tersebut.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa sistem politik Iran tetap solid meskipun menghadapi tekanan internasional dan konflik militer yang meningkat di kawasan.

Pemerintah Iran juga menegaskan bahwa suksesi kepemimpinan dilakukan sesuai konstitusi negara dan bukan sekadar pewarisan kekuasaan keluarga.

Dengan Mojtaba Khamenei kini memegang otoritas tertinggi, arah kebijakan Iran ke depan termasuk dalam bidang keamanan, militer, dan program strategis negara diperkirakan akan tetap berfokus pada mempertahankan kedaulatan serta menolak intervensi dari kekuatan Barat. (*).

Editor : Yohanes Palen
#pemimpin tertinggi iran #Mojtaba Khamenei #ali khamenei