Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Antisipasi Banjir, Tim Peduli Kampung FKPMLHK Jayapura Bersihkan Sampah dan Tanam Pohon di Dogiyai

Theresia F. Tekege • Kamis, 16 Juli 2026 | 04:55 WIB
Mahasiswa FKPMLHK Jayapura saat membersihkan sampah di Kali Tuka. (CEPOSINLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Mahasiswa FKPMLHK Jayapura saat membersihkan sampah di Kali Tuka. (CEPOSINLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Tim Peduli Kampung Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Lembah Hijau Kamuu (FKPMLHK) Jayapura melalui aksi bersih-bersih sampah dan penanaman pohon di sepanjang Kali Tuka, kawasan tengah Kota Moanemani, Kabupaten Dogiyai. Kegiatan bersih-bersih sampah dan tanam pohon ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

 

Selama aksi berlangsung, para peserta menyusuri bantaran Kali Tuka untuk mengangkat sampah yang menumpuk di aliran sungai. Hasilnya, ratusan karung beras ukuran 50 kilogram berhasil dipenuhi sampah sebelum diangkut ke tempat pembuangan.

 

Ketua FKPMLHK Jayapura, Isodorus Bobii, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak buruk kerusakan alam.

 

Menurutnya, tumpukan sampah di saluran air menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir saat musim hujan karena menghambat aliran air.

 

“Kami hadir melalui Tim Peduli Kampung untuk menjaga sumber daya alam sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Jika saluran air dipenuhi sampah, aliran air akan tersumbat dan berpotensi menyebabkan banjir. Karena itu kami turun langsung membersihkannya,” ujar Bobii saat diwawancarai media ini, Selasa, (14/7/2026) di Moanemani, Kabupaten Dogiyai.

 

Ia mengungkapkan, sebagian besar sampah yang berhasil diangkat dari Kali Tuka merupakan sampah plastik yang telah lama menumpuk di sepanjang aliran sungai.

 

“Sampah yang kami kumpulkan lebih banyak merupakan sampah plastik. Kalau dibiarkan terus menumpuk, tentu akan mencemari lingkungan dan meningkatkan risiko banjir,” katanya.

 

Selain membersihkan sungai, Tim Peduli Kampung juga melakukan penghijauan dengan menanam sekitar 70 bibit pohon, yang didominasi pohon cemara serta beberapa jenis tanaman lainnya.

 

“ Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperbaiki kawasan di sekitar aliran sungai agar tetap hijau dan asri,” lugasnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Tim Peduli Kampung FKPMLHK Jayapura, Yosep Degei, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan dengan melibatkan anggota organisasi dan masyarakat setempat.

 

Menurut Yosep, aksi peduli lingkungan itu tidak hanya bertujuan membersihkan sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

 

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di sungai maupun saluran air. Apa yang sudah kami bersihkan hari ini kiranya bisa terus dijaga bersama sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan terhindar dari banjir,” harap Yosep.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, baik Orang Asli Papua maupun non-Papua, untuk mulai membiasakan membuang sampah pada tempatnya.

 

“Apabila belum tersedia tempat sampah, Kami harap masyarakat kumpul sampah dalam karung terlebih dahulu agar memudahkan petugas kebersihan dalam angkut sampah,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, FKPMLHK Jayapura berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat.

 

“ Dengan sungai yang bersih, saluran air yang lancar, serta lingkungan yang hijau, risiko banjir di wilayah Moanemani dapat diminimalkan sehingga masyarakat dapat menikmati lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Abdel Gamel Naser
Ceposonline.com