CEPOSONLINE.COM,BOVEN DIGOEL – Maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang yang tidak hanya merusak kesehatan tetapi juga masa depan generasi bangsa, mendorong Tunas Sawa Erma (TSE) Group sebuah perusahaan swasta bergerak dalam bidang perkebunan dan kelapa sawit di wilayah Papua Selatan melaksanakan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN Camp 19, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan materi seputar peraturan perundang-undangan terkait narkoba serta dampak buruknya bagi fisik dan mental.
Sosialisasi ditujukan langsung kepada para pelajar yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengingat usia remaja merupakan masa yang paling rentan terhadap pengaruh buruk lingkungan.
"Narkoba berdampak menghancurkan kesehatan individu, tetapi juga merusak masa depan generasi muda/anak - anak. Oleh karena itu, edukasi sejak dini mengenai aspek hukum dan risiko narkoba harus disosialisasikan," jelas Yustinus Bokirop selaku perwakilan perusahaan yang membawakan materi terkait bahaya pengunaan narkoba.
Para siswa terlihat antusias mengikuti pemaparan yang dikemas secara interaktif. Tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai ancaman pidana dari Undang-Undang Narkotika, mereka juga diajak untuk berani menolak ajakan negatif dari teman sebaya.
Atanasia Maria Muu, S.Pd salah satu guru disekolah itu menyambut baik inisiatif perusahaan, menurutnya, “Kolaborasi antara pihak swasta dan institusi pendidikan sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba”.
Melalui kegiatan ini, TSE Group berharap para pelajar paham akan bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan mereka. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari program Edukasi Sosial perusahaan di pilar Pendidikan dan wujud nyata dari penerapan Corporate Social Contribution (CSC). (*)
Editor : Agung Trihandono