
CEPOSONLINE.COM, BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor membuka job fair (bursa kerja), di Hanggar Lanud Manuhua, Rabu (26/8). Ini adalah bursa kerja pertama kali diadakan di Kabupaten Biak Numfor selama ini. Kegiatan ini diikuti 215 pencari kerja yang hampir 90 % adalah putra-putri Orang Asli Papua (OAP).
Sebanyak 21 perusahaan hadir mengikuti job fair yang diadakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Biak Numfor. Sementara ada 67 lowongan dibuka untuk bursa kerja dari perusahaan-perusahaan yang hadir, termasuk dari pihak perbankan.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari menjadi wadah pertemuan langsung antara pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Awalnynya Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Biak Numfor menargetkan 150 pencaker yang hadir, namun meningkat menjadi 215 orang pencaker.
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja, salah satunya melalui program job fair dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan, baik BUMN, BUMD dan swasta.
“Anak-anak muda kita yang mencari pekerjaan persentasenya cukup tinggi, tetapi di sisi lain ada tantangan bagaimana ketersediaan lapangan pekerjaan dapat mengakomodasi mereka, ini yang terus dipikirkan oleh pemerintah, salah satunya dengan kami membuka bursa kerja bekerja sama perusahaan yang ada,” ujar Bupati Markus Masnembra setelah membuka Job Fair 2026.
Pelaksanaan Job Fair, kata Bupati, menjadi salah satu solusi yang telah dipikirkan bersama, termasuk dari hasil evaluasi dan koordinasi Pemerintah Daerah bersama DPRK Biak Numfor selama 2025. Oleh karena itu, diambil kesempatan bahwa perlu dibuka job fair untuk membantu anak-anak Papua (OAP) dalam hal mencari kerja, meskipun jumlahnya terbatas.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan jib fair ini. Tujuannya kegiatan ini dapat menjadi salah satu solusi yang membantu para pencari kerja mendapatkan tempat kerja, meskipun jumlahnya terbatas.
“Atas nama pemerintah daerah kam I mengapresiasi 21 perusahaan, baik BUMN, BUMD maupun swasta yang telah berpartisipasi. Kedepan akan mendorong supaya banyak perusahaan terlibat dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Biak Numfor, Djoni Domeng, menambahkan, bursa kerja yang dilaksanakan pihaknya bersama dengan sejumlah perusahaan menjadi peluang bagi pencari kerja sekaligus memberikan gambaran kepada mereka (pencaker) tentang dunia kerja.
“Berdasarkan data aplikasi Siap Kerja, jumlah pencari kerja yang terdata di Dinas Tenaga Kerja pada 2026 mencapai 506 orang. Sementara kalau berdasarkan data statistik jumlah pengangguran di Kabupaten Biak Numfor berkisar 3.000 - 4.000 orang, jumlah ini didominasii tingkat pendidikan SMA,” ungkapnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah