
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Banjir bandang bercampur lumpur dan material bebatuan tiba-tiba menerjang kawasan terpencil di perbatasan Nepal dengan wilayah otonom Tibet, Tiongkok.
Dilansir dari radarbogor.jawapos.com, banjir bandang perbatasan Nepal dan Tibet tersebut datang tanpa peringatan dan langsung menerjang permukiman serta kendaraan milik warga.
Detik-detik bencana terekam kamera CCTV. Dalam rekaman yang beredar melalui kanal YouTube Al Jazeera English, terlihat derasnya aliran banjir bandeng perbatasan Nepal dan Tibet membawa lumpur dan bebatuan menerjang kawasan permukiman.
Menurut pejabat Nepal, lokasi terdampak berada di salah satu jalur populer menuju Gunung Kailash di Tibet. Gunung tersebut dikenal sebagai kawasan sakral yang dihormati oleh umat Hindu, Buddha, Jain, hingga penganut Bonpo.
Dahsyatnya terjangan banjir membuat sejumlah kendaraan, mulai dari truk hingga mobil, ikut terseret arus. Rumah dan berbagai bangunan di sekitar lokasi juga terdampak material banjir.
Bencana ini bukan sekadar banjir akibat tingginya curah hujan selama musim monsun. Banjir dipicu longsor berskala besar yang membendung aliran Sungai Baoshi. Ketika material longsoran menerjang dan aliran air kembali bergerak, banjir bandang pun terjadi secara tiba-tiba.
*Lumpur Tebal Hambat Proses Evakuasi*
Upaya penyelamatan korban di kawasan terdampak menghadapi kendala berat. Mengutip laporan CNN International, media pemerintah Tiongkok menyebut material lumpur di sejumlah titik mencapai sekitar lima kaki atau lebih dari 1,5 meter

