Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pilkada Intan Jaya Berujung Perang: 4 Kios Dibakar, 11 Orang Luka-luka

J
Penulis: Jimianus Karlodi❯
Konflik yang terjadi di Intan Jaya Papua Tengah, Sabtu (7/12/2024)
Konflik yang terjadi di Intan Jaya Papua Tengah, Sabtu (7/12/2024)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pilkada Intan Jaya di Papua Tengah memanas pada Sabtu (7/12/2024).


Advertisement

Diketahui, terjadi bentrokan antarmassa pendukung pasangan calon (paslon) di Sugapa, Intan Jaya.

Adapun kurang lebih enam orang mengalami luka yang cukup serius.

Sedangkan, lima orang lainnya mengalami luka ringan.

Advertisement

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya pertikaian tersebut.

"Benar, tepat pada pukul 09.30 WIT, telah terjadi pertikaian/perang suku lanjutan hari kedua antara massa pendukung Paslon nomor 1 (Aner Maiseni) dan Paslon Nomor 3 (Apolos Bagau) di Distrik Sugapa, Intan Jaya,” ucap Kabid Humas Polda Papua dalam press rilisnya.

Sementara itu, Kapolres Intan Jaya, Kompol Subekti Wibowo, mengatakan anggotanya hingga saat ini tengah melakukan giat monitoring pertikaian antara massa pendukung paslon nomor 1 (Aner Maiseni), dan Paslon Nomor 3 (Apolos Bagau) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Advertisement

Subekti menyampaikan bahwa masa pendukung yang sedang bertikai saling kejar dengan menggunakan busur panah, parang, ketepel, batu.

Aksi tersebut berujung anarkis dengan membakar 4 kios di Jalan Mamba Distrik Sugapa.

“Dikarenakan semakin brutal, saya memerintahkan Kabagops Polres Intan Jaya, dan Jajaran Satgas TNI /ODC untuk mendatangi TKP, sekaligus menenangkan massa kedua kubu tersebut dengan jumlah sekitar hampir 1000 orang,” ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa Jajaran Apkam (TNI/Polri) berhasil negosiasi dengan pengendali massa, sekaligus menenangkan kedua kubu yang bertikai.

Alhasil kedua kubu telah sepakat untuk damai.

Disampaikannya pertikaian antara warga tersebut kurang lebih berlangsung hampir 4 jam lamanya.

Kapolres menambahkan, pertikaian antara massa pendukung itu berawal ketika paslon nomor 3 tidak menerima hasil suara yang di terima, dan mencurigai Paslon nomor 1 telah merebut suara dari Paslon nomor 3.

“Besok siang, pihak Kepolisian akan memanggil 5 paslon ke Polres Intan Jaya untuk melakukan pendekatan dialogis dan mediasi,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kredit Fiktif Rp188 Miliar, Dua Aset Terpidana Bank Papua Laku Dilelang Rp917 Juta

Kredit Fiktif Rp188 Miliar, Dua Aset Terpidana Bank Papua Laku Dilelang Rp917 Juta

 Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp917.497.000 melalui pelelangan dua aset milik terpidana kasu

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire memusnahkan barang bukti dari 24 perkara tindak pidana yang telah diproses hukum, terdiri dari kasus narkot

Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melaporkan temuan 326 kasus baru HIV-AIDS sepanjang periode Januari hingga September 2026. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer