
CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melaporkan temuan 326 kasus baru HIV-AIDS sepanjang periode Januari hingga September 2026.
Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak didominasi oleh kelompok usia produktif, yakni remaja dan pemuda.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, menegaskan bahwa penanganan komprehensif dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menekan laju penyebaran serta memutus rantai penularan di wilayah ini.
"Kelompok usia produktif, khususnya remaja dan pemuda, perlu mendapatkan perhatian lebih serius melalui edukasi, promosi kesehatan, pemeriksaan HIV, dan pendekatan pencegahan yang sesuai," ujar Marselino Mameyau.
Berdasarkan data epidemiologi hingga September 2026, jumlah kasus kumulatif HIV-AIDS di Kabupaten Mimika telah menyentuh angka 8.736 kasus.
Dari 326 kasus baru yang tercatat pada sembilan bulan pertama tahun 2026, rinciannya terdiri dari 183 kasus infeksi HIV tanpa gejala dan 143 kasus AIDS bergejala.
Ditinjau dari jenis kelamin, persebaran kasus hampir merata antara laki-laki (172 kasus) dan perempuan (154 kasus).
Sementara itu, berdasarkan kelompok usia, kasus paling tinggi ditemukan pada rentang usia 20 hingga 24 tahun sebanyak 83 kasus, disusul kelompok usia 25 hingga 29 tahun sebanyak 65 kasus.
Dari ratusan warga yang terdiagnosis positif, tercatat 59 orang belum menerima pengobatan Antiretroviral (ARV).
Selain itu, program pemantauan kesehatan turut menghadapi hambatan teknis di lapangan.



