Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Perang Melawan Sampah Dimulai! Pemkab Tolikara Ajak Seluruh Warga Wujudkan Tolikara Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan

Weny Firmansyah • Kamis, 2 Juli 2026 | 04:27 WIB
Foto bersama  Sekda Tolikara Yosua Noak Douw,  Asisten III Setda Tolikara, dan pimpinan OPD dalam sosialisasi persampahan di Aula SD Negeri Karubaga Rabu (1/7/2026) (Diskomdigi Tolikara). (HUMAS)
Foto bersama Sekda Tolikara Yosua Noak Douw, Asisten III Setda Tolikara, dan pimpinan OPD dalam sosialisasi persampahan di Aula SD Negeri Karubaga Rabu (1/7/2026) (Diskomdigi Tolikara). (HUMAS)

CEPOSONLINE.COM, KARUBAGA – Pemerintah Kabupaten Tolikara menegaskan komitmennya membangun budaya hidup bersih melalui gerakan bersama pengelolaan sampah yang berkelanjutan.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tolikara di Aula SD Negeri Karubaga, Distrik Karubaga, Rabu (1/7/2026).


Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan tema "Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Persampahan Menuju Kabupaten Tolikara yang Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan," pemerintah ingin membangun kesadaran bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.


Sosialisasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., M.A., didampingi Asisten III Setda Tolikara Andi Wibowo, S.E., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dr. Demus Kogoya, unsur Forkopimda, serta menghadirkan para akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen), Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), dan Universitas Papua (UNIPA) sebagai narasumber.


Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Dr. Yosua Noak Douw menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah biasa. Seluruh masyarakat harus membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan daerah, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat dan masa depan Tolikara yang lebih baik.


Menurutnya, selama hampir dua dekade sejak Kabupaten Tolikara berdiri, persoalan pengelolaan sampah belum ditangani secara maksimal. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi juga memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik, seperti diolah menjadi pupuk organik maupun produk yang bernilai ekonomi.


Sementara itu, Asisten III Setda Tolikara, Andi Wibowo, menegaskan bahwa perubahan hanya dapat terwujud apabila dimulai dari disiplin setiap warga. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dapat merusak keindahan dan mencemari lingkungan.


Secara khusus, ia menyoroti kawasan Puncak Mega atau Kububaga yang masih sering dijadikan lokasi pembuangan sampah di sepanjang jalan. Ia mengimbau para pelaku usaha maupun pengguna jalan agar menyimpan sampah terlebih dahulu di dalam kantong dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan. Langkah sederhana tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga Tolikara tetap bersih, indah, dan nyaman.


Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tolikara, dr. Demus Kogoya, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara atas dukungan penuh terhadap program peningkatan kesadaran lingkungan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para akademisi dari Uncen, USTJ, dan UNIPA yang telah berbagi ilmu mengenai pengelolaan sampah berbasis lingkungan.


Menurutnya, edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan nonorganik, serta pemanfaatannya menjadi pupuk dan berbagai produk yang bermanfaat, merupakan langkah penting dalam membangun budaya masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.


Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara mengajak seluruh masyarakat menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup. Pesan yang disampaikan sangat jelas: Tolikara yang bersih tidak akan terwujud hanya oleh pemerintah, tetapi melalui kepedulian, disiplin, dan kerja sama seluruh masyarakat. Bersama, Tolikara bisa menjadi daerah yang bersih, sehat, indah, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. (Diskomdigi Tolikara)

Editor : Weny Firmansyah
Willem wandik tolikara Hidup Bersih