Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Dari Jantung Papua: Perempuan Tolikara Menyalakan Terang Kartini

Agung Trihandono • Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB
Bupati Tolikara Willem Wandik menyerahkan hadiah lomba dalam peringatan Hari Ulang Tahun HUT Kartini tingkat Kabupaten Tolikara di Aula GIDI Karubaga Selasa, 21 April 2026.
(Ceposonline.com/Dismkomdigi Tolikara)
Bupati Tolikara Willem Wandik menyerahkan hadiah lomba dalam peringatan Hari Ulang Tahun HUT Kartini tingkat Kabupaten Tolikara di Aula GIDI Karubaga Selasa, 21 April 2026. (Ceposonline.com/Dismkomdigi Tolikara)

CEPOSONLINE.COM, TOLIKARA-Dari jantung Pegunungan Papua Kabupaten Tolikara di tanah yang jauh dari hiruk pikuk kota. 

semangat seorang perempuan bernama Raden Ajeng Kartini tetap hidup,menyala,dan bertumbuh.

Di sebuah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal,yang justru menyimpan kekuatan besar,ratusan perempuan berkumpul dalam satu semangat: bangkit, dan melangkah maju.

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tolikara mengelar Peringatan Hari Ulang Tahun HUT Kartini tingkat Kabupaten Tolikara di Aula GIDI Karubaga Selasa, 21 April 2026.

Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni,melainkan perayaan keberanian perempuan Tolikara,yang setiap hari berjuang dalam diam.

Mereka adalah mama-mama yang bangun sebelum matahari terbit,menggendong noken,menjaga keluarga, dan menanam harapan bagi generasi masa depan.

Kegiatan lomba menghias wajah menjadi simbol yang lebih dalam,bahwa kecantikan perempuan Tolikara bukan hanya pada rupa,tetapi pada keberanian, keteguhan, dan jati diri. Setiap sentuhan kuas di wajah,adalah cerita tentang percaya diri,tentang bangkit dari keterbatasan,dan tentang keinginan untuk terus bersinar.

Panggung kemudian berubah menjadi ruang ekspresi budaya,saat ibu-ibu TP-PKK dari seluruh Pokja tampil dalam balutan busana Nusantara.

Langkah mereka sederhana,namun penuh makna. Senyum mereka hangat,namun menyimpan kekuatan besar.

Dari pegunungan Papua Tolikara, mereka membawa Indonesia ke atas panggung. Menegaskan bahwa perempuan Tolikara mampu berdiri sejajar,tanpa kehilangan jati diri.

Tepuk tangan yang bergema,bukan sekadar apresiasi,tetapi penghormatan atas perjuangan panjang perempuan.

Di akhir kegiatan,para pemenang diumumkan. Mulai dari juara favorit, juara harapan, hingga juara satu. Namun hari itu, tidak ada yang benar-benar kalah.
 
Karena kemenangan sejati adalah keberanian untuk tampil,untuk percaya diri,dan untuk terus melangkah maju.

Bupati Tolikara, Willem Wandik, menegaskan perempuan adalah pilar utama pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh perempuan Tolikara untuk tidak ragu melangkah maju,meningkatkan kapasitas diri,dan mengambil peran dalam setiap lini kehidupan.
Baginya kemajuan Tolikara tidak akan pernah terwujud,tanpa kekuatan perempuan di dalamnya.

“Saya mengajak seluruh perempuan di Tolikara untuk tidak ragu melangkah maju, meningkatkan kapasitas diri, serta berani mengambil peran dalam berbagai bidang, baik di pemerintahan, pendidikan, kesehatan, maupun sektor sosial dan ekonomi”. Pesan Bupati Willem wandik. 

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari kontribusi perempuan. Perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan berkarakter.

Sementara itu Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara, Elisabet Y. F. Wandik, mengingatkan,bahwa semangat Kartini hidup dalam keseharian mama-mama Tolikara. Dalam kerja keras,dalam kasih, dan dalam pengorbanan tanpa lelah.

Ia mengajak perempuan untuk terus memperjuangkan pendidikan anak perempuan, menjaga kesehatan keluarga, serta membangun kemandirian ekonomi.

“Jangan pernah merasa kecil,karena dari tangan seorang ibu, lahir masa depan bangsa”. Ujar Ketua TP-PKK Ny. Elisabet Wandik. 

Hari Kartini di Tolikara, bukan sekadar peringatan. Ini adalah nyala harapan, dari pegunungan Papua. Bahwa dari tempat yang jauh, lahir perempuan-perempuan tangguh,yang tidak hanya bermimpi,etapi berani mewujudkannya.

Di tanah Injil Pegunungan Papua, “habis gelap… terbitlah terang.” dan terang itu, hari ini terlihat dari wajah perempuan-perempuan Tolikara. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Ceposonline.com #hari kartini #Tolikara Papua Pegunungan