CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pekan kedua menjadi ajang pesta gol baik di wilayah barat maupun di wilayah timur. Persiku Kudus dibantai PSMS Medan 0-6 Minggu (20/6/2026), di hari yang sama, Persis Solo juga membantai PSBS Biak gol sengan skor telak 7-0 di Stadion Manahan, Minggu (20/9/2026).
Laskar Sambernyawa membuat anak-anak PSBS Biak remuk. Sang tamu datang dengan kondisi berbeda setelah terdampak sanksi akibat tunggakan gaji pemain pada musim sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat Laskar Badai Pasifik mengandalkan sebagian besar pemain "anak bawang" dari Elite Pro Academy (EPA) untuk mengarungi Championship musim ini. Persis pun dituntut meraih kemenangan setelah gagal membawa pulang poin dari laga perdana kontra Persela Lamongan, pekan lalu.
Tekanan untuk bangkit langsung dijawab dengan permainan agresif. Persis membuka peluang mencetak gol sejak menit-menit awal hingga mendapatkan penalti pada menit ke-4 setelah Saldi Amiruddin dijatuhkan Moses Madjar melalui tekel di dalam kotak penalti.
Henry Doumbia yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Sepakannya eks bomber Bhayangkara FC tersebut bersarang di gawang PSBS pada menit ke-7 untuk membawa Persis unggul 1-0.
Empat menit berselang, giliran Theodore Leeming mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan. Pemain pinjaman dari Persija tersebut memanfaatkan umpan Samuel Balinsa dari situasi sepak pojok untuk menggandakan keunggulan Persis menjadi 2-0.
Laskar Sambernyawa masih terus menekan setelah unggul dua gol. Theo hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-25, sayang sepakannya dari sisi kanan masih melebar tipis.
Semenit berselang, giliran Saldi mendapatkan peluang setelah menerima umpan Alex Vandjin. Namun, penyelesaiannya masih melebar dari sasaran.
Persis akhirnya kembali menambah keunggulan pada menit ke-37. Henry Doumbia mencetak gol keduanya melalui sundulan setelah menerima umpan Alex Vandjin. Persis menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 atas PSBS Biak.
Memasuki babak kedua, Persis langsung mendapat kabar kurang menyenangkan. Gelandang lincah asal Sragen, Fandi Ahmad harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mengerang kesakitan akibat menerima pelanggaran keras dari pemain PSBS Biak.
Terens Puhiri masuk menggantikan Fandi. Pergantian tersebut tidak mengendurkan tekanan Persis yang terus memburu gol tambahan meski sudah unggul tiga gol.
Upaya Persis kembali membuahkan hasil pada menit ke-56. Henry Doumbia melengkapi penampilan apiknya dengan mencetak gol ketiga sekaligus mengukir hattrick dalam pertandingan tersebut.
Henry memanfaatkan umpan Oliver Leeming untuk membawa Persis semakin jauh meninggalkan PSBS. Skor berubah menjadi 4-0 untuk keunggulan Laskar Sambernyawa.
Hanya berselang empat menit, Persis kembali mencetak gol melalui Brace Oliver membuat skor berubah menjadi 5-0 pada menit ke-60.
Belum puas dengan keunggulan lima gol, Persis kembali menambah pundi-pundi gol pada menit ke-71. Oliver Leeming kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan sepakan terukur yang bersarang di gawang PSBS Biak. Persis pun semakin kukuh memimpin pertandingan.
Empat menit tambahan waktu babak kedua, Henry Doumbia kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk keempat kalinya membuat Persis Solo unggul 7-0 atas PSBS Biak. (*)
Editor : Weny Firmansyah