Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah, Andrias Gobai, foto bersama dengan para peserta pelatihan di kabupaten Puncak Jaya Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/ANDRIAS GOBAI FOR CEPOS)
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah, Andrias Gobai, foto bersama dengan para peserta pelatihan di kabupaten Puncak Jaya Papua Tengah.  (CEPOSONLINE.COM/ANDRIAS GOBAI FOR CEPOS) 

Advertisement

 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE - Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah satu unggulan ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Budidaya Kopi Berkelanjutan dan Pascapanen bagi petani kopi Kabupaten Puncak Jaya yang diselenggarakan bekerja sama dengan Asosiasi Kopi Indonesia selama dua hari, mulai Jumat (6/11/2026).

Advertisement


Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah, Andrias Gobai, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengembangkan komoditas kopi secara berkelanjutan.


“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan petani agar mampu mengembangkan komoditas kopi secara berkelanjutan,” ujar Andrias.


Ia menjelaskan, materi pelatihan mencakup seluruh tahapan pengembangan kopi, mulai dari teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, pemanenan hingga pengolahan pascapanen. Seluruh tahapan tersebut penting untuk menghasilkan biji kopi berkualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun 
internasional.

Advertisement


“Pengembangan kopi tidak hanya berbicara tentang menanam pohon, tetapi juga bagaimana melakukan pemeliharaan, pemanenan, hingga pengolahan pascapanen dengan baik agar menghasilkan kopi berkualitas,” jelasnya.


Menurut Andrias, Papua Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas kopi, baik jenis Arabika maupun Robusta. Wilayah pegunungan memiliki karakteristik yang cocok untuk pengembangan kopi Arabika, sedangkan wilayah dataran rendah berpotensi mengembangkan kopi Robusta.


Ia menyebutkan, Kabupaten Puncak Jaya merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi pengembangan kopi Arabika. 


Karena itu, pelatihan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan petani lokal dalam membangun kebun kopi yang produktif serta menghasilkan biji kopi dengan kualitas semakin baik.


“Puncak Jaya memiliki potensi kopi yang harus terus dikembangkan. Melalui pelatihan ini, kami berharap petani semakin memahami cara budidaya yang baik sehingga mampu menghasilkan kopi berkualitas,” ungkapnya.


Andrias menambahkan, di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, pemerintah terus mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah melalui program Gerakan Menanam Pohon Kopi di Papua Tengah.

Advertisement

Artikel Terkait

Kukuhkan PSSI Papua Tengah, Exco PSSI Pusat Minta Pengurus Fokus Pembinaan Generasi Muda

Kukuhkan PSSI Papua Tengah, Exco PSSI Pusat Minta Pengurus Fokus Pembinaan Generasi Muda

 Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Pusat, Vivin Cahyani Sungkono, meminta kepengurusan PSSI Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan

Kredit Fiktif Rp188 Miliar, Dua Aset Terpidana Bank Papua Laku Dilelang Rp917 Juta

Kredit Fiktif Rp188 Miliar, Dua Aset Terpidana Bank Papua Laku Dilelang Rp917 Juta

 Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp917.497.000 melalui pelelangan dua aset milik terpidana kasu

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire memusnahkan barang bukti dari 24 perkara tindak pidana yang telah diproses hukum, terdiri dari kasus narkot

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer