BNPB Pusat Janjikan Mobil Rescue untuk Papua Selatan, OMC Diperpanjang 14 Hari

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendapatkan komitmen bantuan satu unit mobil rescue dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat untuk mendukung penanganan bencana di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satuan Polisi Pamong Praja (DKP2B dan Satpol-PP) Provinsi Papua Selatan, Elias Refra, mengungkapkan, bantuan tersebut disampaikan langsung Kepala BNPB pusat saat melakukan kunjungan dan rapat bersama pemerintah daerah di Merauke baru-baru ini.
Menurut Elias, selain bantuan mobil rescue, pemerintah pusat juga memberikan dukungan sejumlah peralatan penanggulangan bencana yang nantinya akan dimanfaatkan bersama pemerintah kabupaten di wilayah Papua Selatan.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak terlepas dari upaya Pemprov Papua Selatan memperjuangkan kebutuhan daerah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan sejumlah kementerian.
Salah satunya melalui surat permohonan yang dibuatnya dan ditandatangani Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, untuk meminta dukungan pesawat water bombing yang saat ini berada di bandara.
Surat tersebut kemudian disampaikan kepada Menteri dan sejumlah kementerian terkait sebagai bagian dari upaya penanganan bencana di Papua Selatan.
"Apa yang saya sampaikan sesuai dengan apa yang saya lakukan untuk kepentingan daerah. Pada akhirnya diberikan bantuan. Bantuan ke provinsi, tetapi dibagi dengan bupati. Yang penting barang itu sampai di wilayah kita supaya kita bisa gunakan alat-alat itu," kata Elias Refra, Jumat (6/11/2026).
Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut Kepala BNPB pusat juga menyampaikan komitmen untuk mengirimkan satu unit mobil rescue bagi Papua Selatan.
Elias mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, perjuangan mendapatkan bantuan harus terus dilakukan demi kepentingan masyarakat dan kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai ancaman bencana.
Terkait kelembagaan, Elias mengungkapkan bahwa pihaknya juga berharap ke depan Papua Selatan dapat memiliki institusi penanggulangan bencana yang berdiri sendiri. Dengan demikian, daerah dapat lebih leluasa mengakses dukungan pemerintah pusat, termasuk dukungan pembangunan sarana dan prasarana.



