Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kalah dari Persib Bandung, Persija jadi Cacing Menggema di Media Sosial

Weny Firmansyah • Senin, 11 Mei 2026 | 07:15 WIB
Duel Persija versus Persib Bandung di Stadion Segiri Samarinda Minggu (10/5/2026).
Duel Persija versus Persib Bandung di Stadion Segiri Samarinda Minggu (10/5/2026).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pertandingan klasik yang mempertemukan dua rival abadi, Persija Jakarta dan Persib Bandung, berakhir dengan catatan pahit bagi tim Macan Kemayoran.

 

 

Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026 ini diwarnai oleh sebuah pemandangan menarik di pinggir lapangan, di mana sebuah spanduk besar bertuliskan "Kalah Jadi Cacing, Menang Jadi Naga" membentang sepanjang laga.

 

 

Sayangnya, bagi Persija, semboyan tersebut justru berbalik menjadi kenyataan pahit setelah mereka dipaksa menyerah di tangan sang rival.

 

 

Laga pekan ke-32 Liga 1 musim 2025/2026 ini sebenarnya sempat memberikan harapan besar bagi para pendukung Persija Jakarta. Pasukan Mauricio Souza sempat unggul lebih dulu pada menit ke-20 melalui aksi memukau Alaaeddine Ajaraie.

 

 

Pemain tersebut berhasil mengecoh barisan pertahanan Persib sebelum melepaskan tendangan yang tak mampu dihalau oleh Teja Paku Alam.

 

 

Gol ini sempat membuat tribun pendukung Persija bergemuruh, seolah mereka sudah bersiap untuk "menjadi naga" di akhir pertandingan.

 

 

Hanya dalam kurun waktu sepuluh menit, arah pertandingan berubah total. Adam Alis muncul sebagai aktor utama yang menghancurkan pertahanan Carlos Eduardo.

 

 

Gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-28, disusul dengan gol kedua pada menit ke-38 setelah memanfaatkan umpan matang dari Thom Haye

 

 

Skor berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan Persib, yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

 

 

Kekalahan ini membawa konsekuensi yang sangat berat bagi posisi Persija di papan klasemen.

 

 

Tambahan tiga poin membuat Persib Bandung kini semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 75 poin, unggul tiga angka dari Borneo FC yang membayangi di posisi kedua.

 

 

Dengan liga yang hanya menyisakan dua pertandingan lagi, Persib berada di jalur terdepan untuk mengunci gelar juara musim ini.

 

 

Sebaliknya, kekalahan ini secara otomatis menutup peluang Persija Jakarta untuk memperebutkan gelar juara. Tertahan di posisi ketiga dengan 65 poin, raihan maksimal yang bisa didapat Persija di sisa musim hanya 71 poin, jumlah yang sudah tidak mungkin lagi mengejar perolehan poin Persib.

 

 

Kini, fokus Persija beralih untuk mempertahankan posisi tiga besar dari ancaman Dewa United dan Persebaya Surabaya yang terus mengintai di bawahnya. Hasil di Samarinda ini membuktikan bahwa kematangan strategi dan disiplin pemain menjadi kunci utama dalam memenangkan laga penuh gengsi.

 

 

Persija Jakarta harus memanfaatkan berbesar hati menerima kenyataan bahwa di laga kali ini, mereka gagal membuktikan taringnya.

 

 

Sebagaimana pesan yang tertulis di pinggir lapangan, kemenangan hari ini milik sang Naga dari Bandung, sementara Persija harus rela pulang dengan status sebagai cacing yang terhempas dari persaingan takhta tertinggi.

 

 

Sejumlah konten kreator dan influencer sepakbola memberikan statement soal Persija kini menjadi cacing setelah takluk dari Persib Bandung. (*)

 

Editor : Weny Firmansyah
#Ceposonline.com #persib #persija