BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Papua Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Papua, yang diprakirakan berpotensi diguyur hujan lebat disertai angin kencang pada Minggu (10/5/2026) hingga Senin (11/5/2026).
Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, genangan air, hingga gangguan transportasi darat, laut, dan udara.
BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan maupun perjalanan jarak jauh.
“Masyarakat perlu memperhatikan perkembangan cuaca karena hujan lebat dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tulis BMKG dikutip dari laman resmi mereka.
Pengendara kendaraan bermotor juga diminta berhati-hati saat melintas di tengah hujan deras karena jarak pandang dapat terganggu dan risiko kecelakaan meningkat.
Selain itu, warga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh untuk mengantisipasi pohon tumbang maupun baliho roboh akibat terpaan angin kencang.
BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem yang terjadi dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer tropis yang masih aktif di wilayah Indonesia.
Salah satunya adalah Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi berada pada fase 2 atau kawasan Samudra Hindia dan bergerak menuju fase 3.
Kondisi tersebut diperkuat aktivitas Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang meningkatkan pembentukan awan hujan di berbagai wilayah.
Tidak hanya itu, aktivitas Siklon Tropis Hagupit juga diprediksi memberi dampak terhadap peningkatan curah hujan di kawasan timur Indonesia, termasuk Papua.



