CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim terbaik turnamen, Prancis vs Spanyol, yang sama-sama belum pernah berada dalam posisi tertinggal sepanjang kompetisi.
Duel di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB, diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi menuju partai final.
Prancis tampil sebagai tim peringkat satu FIFA dengan performa impresif. Les Bleus mencetak 14 gol dan hanya kebobolan dua kali dalam perjalanan menuju semifinal.
Ketajaman lini depan dipimpin Kylian Mbappe. Penyerang berusia 27 tahun itu telah mengoleksi delapan gol, menyamai Lionel Messi sebagai top skor sementara Piala Dunia 2026.
Mbappe juga semakin dekat dengan rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia kini mengoleksi 20 gol dari 20 pertandingan dan hanya terpaut satu gol dari catatan Messi yang telah mengemas 21 gol.
Meski sempat ditarik keluar pada menit ke-77 saat Prancis mengalahkan Maroko 2-0 di perempat final, Mbappe memastikan kondisinya tetap bugar dan siap tampil menghadapi Spanyol.
Di kubu lawan, Spanyol juga tampil luar biasa. La Roja mencatatkan 10 gol dan hanya sekali kebobolan sejak fase grup setelah sempat bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde pada laga pembuka.
Sorotan tertuju kepada Lamine Yamal yang baru berusia 19 tahun. Wonderkid Barcelona itu memang baru mencetak satu gol,
tetapi kontribusinya sangat besar melalui kreativitas serangan dan 10 tembakan tepat sasaran sepanjang turnamen.
Yamal bahkan mengirim sinyal kepercayaan diri jelang semifinal.
"Saya yakin jika Prancis harus takut kepada siapa pun, maka itu adalah kami. Kami pernah menyingkirkan mereka sebelumnya," ujar Yamal usai kemenangan atas Belgia di perempat final dikutip AP.
Kepercayaan diri tersebut bukan tanpa alasan. Yamal pernah mencetak gol saat Spanyol menyingkirkan Prancis pada semifinal Piala Eropa 2024.
Setahun kemudian, Spanyol kembali mengalahkan Prancis di UEFA Nations League.
Mikel Merino Jadi Senjata Rahasia Spanyol
Selain Yamal, Spanyol memiliki kartu truf bernama Mikel Merino. Gelandang Arsenal itu selalu menjadi pembeda setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam dua laga terakhir.
Merino mencetak gol kemenangan saat mengalahkan Portugal pada babak 16 besar, kemudian kembali menjadi pahlawan lewat gol menit ke-88 ketika Spanyol menundukkan Belgia 2-1 di perempat final.
Di bawah mistar, Unai Simon juga tampil luar biasa. Ia sempat mencatat rekor Piala Dunia dengan tidak kebobolan selama 650 menit sebelum akhirnya gawangnya dibobol Belgia.
Duel Dua Raksasa Dunia
Pertemuan ini menjadi bentrokan dua kekuatan besar sepak bola dunia. Menariknya, sepanjang sejarah Piala Dunia, Prancis dan Spanyol baru sekali bertemu.
Pertemuan tersebut terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman. Saat itu Prancis menang 3-1.
Setelah laga tersebut, kedua negara sama-sama berhasil menjadi juara dunia. Spanyol meraih trofi pertamanya pada 2010, sedangkan Prancis mengangkat gelar kedua pada 2018.
Bagi Prancis, semifinal kali ini merupakan yang ketujuh sepanjang sejarah dan kelima dalam delapan edisi Piala Dunia terakhir.
Sementara bagi Spanyol, kemenangan akan membawa La Roja kembali ke partai final untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala Dunia 2010.
Dengan sama-sama belum pernah tertinggal sepanjang turnamen, memiliki lini serang tajam, pertahanan solid, dan dihuni pemain-pemain kelas dunia, duel Prancis kontra Spanyol dipastikan menjadi salah satu pertandingan terbaik di Piala Dunia 2026.
Laga ini juga menyajikan pertarungan generasi, yakni ketajaman Kylian Mbappe melawan kreativitas Lamine Yamal, yang berpotensi menentukan siapa yang berhak tampil di final dan menjaga asa meraih gelar juara dunia.(*)
Editor : Weny Firmansyah