Bupati Willem Wandik: Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Judi Narkoba, serta Miras di Tolikara

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Tolikara menegaskan kepada seluruh masyarakat, tidak ada lagi ruang bagi perjudian, narkoba, minuman keras, ganja, maupun berbagai perilaku yang merusak masa depan generasi muda di Kabupaten Tolikara.
Dalam sebuah aksi bersama yang berlangsung di Karubaga, Senin (13/7/2026), Pemerintah Kabupaten Tolikara menggandeng TNI, Polri, Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Wilayah Toli, para pimpinan klasis, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta kalangan intelektual untuk menyatakan komitmen bersama memerangi berbagai penyakit sosial yang selama ini mengancam kehidupan masyarakat.
Gerakan ini bukan sekadar penertiban, melainkan sebuah tekad besar untuk menjaga Karubaga tetap aman, damai, bersih, dan menjadi kota yang memberi harapan bagi lahirnya generasi Tolikara yang sehat, beriman, cerdas, dan berkarakter.
Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan untuk membatasi kebebasan masyarakat, melainkan melindungi kehidupan dan masa depan anak-anak Tolikara dari pengaruh buruk perjudian, narkoba, minuman keras, ganja, maupun praktik perjudian daring dan togel.
Menurut Bupati Willem wandik, setiap rupiah yang dimiliki masyarakat seharusnya dipergunakan untuk membangun keluarga, membiayai pendidikan anak, dan meningkatkan kesejahteraan, bukan dihabiskan untuk aktivitas yang hanya menghancurkan kesehatan, moral, ekonomi keluarga, serta masa depan generasi penerus.



