CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) dikabarkan mengambil langkah tegas terhadap skuad Timnas Uruguay setelah penampilan mengecewakan mereka di Piala Dunia 2026.
Sebagai bentuk kekecewaan, AUF membatalkan fasilitas penerbangan carter yang sebelumnya telah disiapkan untuk memulangkan tim dari Meksiko menuju Montevideo.
Adapun keputusan tersebut diambil setelah La Celeste gagal memenuhi ekspektasi publik dengan tersingkir pada fase grup.
Tim asuhan Marcelo Bielsa bahkan tidak mampu meraih satu kemenangan pun dalam tiga pertandingan.
Tergabung di Grup H bersama Spanyol, Tanjung Verde, dan Arab Saudi, Uruguay sejatinya diprediksi menjadi kandidat kuat untuk mendampingi Spanyol lolos ke babak 32 besar.
Namun, sebeliknya performa Uruguay di lapangan justru jauh dari harapan.
Pada laga perdana, Uruguay hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi.
Sempat tertinggal lewat gol Al-Amri pada menit ke-41, mereka baru bisa menyamakan kedudukan melalui Maximiliano Araujo pada menit ke-80.
Tak sampai disitu, hasil mengecewakan kembali diraih pada pertandingan kedua saat menghadapi tim debutan, Tanjung Verde.
Uruguay hanya mampu bermain imbang 2-2 meski sempat berbalik unggul melalui gol Maxi Araujo dan Agustin Canobbio.
Tanjung Verde akhirnya menyelamatkan satu poin berkat gol Helio Varela.
Dua hasil imbang tersebut membuat Uruguay berada dalam posisi sulit jelang laga pamungkas menghadapi Spanyol.
Menghadapi salah satu favorit juara, La Celeste akhirnya harus menyerah 0-1 setelah Alex Baena mencetak gol kemenangan bagi Tim Matador.
Uruguay pun menutup fase grup dengan hanya mengoleksi dua poin dan finis di peringkat ketiga Grup H.
Raihan tersebut tidak cukup untuk membawa mereka lolos ke babak gugur, bahkan melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Kegagalan itu langsung memicu reaksi keras dari AUF selaku badan federasi sepak bola Uruguay.
Menurut laporan jurnalis Uruguay, Martin Charquero, federasi secara mendadak membatalkan penerbangan carter yang telah dijadwalkan untuk membawa seluruh rombongan pulang ke Uruguay.
Akibat keputusan tersebut, para pemain dan staf pelatih harus kembali ke Montevideo menggunakan penerbangan komersial secara terpisah.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk hukuman sekaligus simbol kekecewaan federasi atas kegagalan tim memenuhi target di ajang Piala Dunia 2026.
Sementara itu jeputusan dari AUF pun menjadi sorotan publik sepak bola Uruguay saat ini.
Pasalnya Perlakuan seperti ini sangat jarang diberikan kepada tim nasional.
Namun situasi ini mencerminkan besarnya kekecewaan federasi terhadap performa salah satu generasi terbaik La Celeste yang gagal berbicara banyak di panggung Piala Dunia 2026 kali ini. (*).
Editor : Yohanes Palen