Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Respons Cepat Keluhan Warga, Bupati Keerom Turun Langsung Tinjau Jalan Rusak Yuruf-Semografi

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat meninjau kondisi jalan rusak di ruas Yuruf - Semografi, Distrik Yaffi-Web, Jumat (26/6/2036). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat meninjau kondisi jalan rusak di ruas Yuruf - Semografi, Distrik Yaffi-Web, Jumat (26/6/2036). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, turun langsung meninjau kondisi jalan rusak di ruas Yuruf - Semografi, Distrik Yaffi-Web, Jumat (26/6/2026).

Kunjungan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat terkait terganggunya akses mobilisasi di wilayah tersebut.

Buruknya kondisi jalan yang menghubungkan Kampung Yuruf dengan Kampung Favenembu dan Semografi ini diperparah oleh kondisi tanah dan curah hujan tinggi. Akibatnya, kendaraan kesulitan melintas.

Advertisement

"Karakteristik tanah di sini adalah lempung dan sedikit berpasir sehingga tidak kokoh. Selain itu, ada aliran air di bawahnya yang membuat tanah tidak mampu menopang badan jalan," ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos.

Sebagai solusi darurat, Bupati Gusbager menginstruksikan perbaikan jalan segera dilakukan agar akses masyarakat kembali normal.

"Untuk sementara, kita akan kerahkan alat berat untuk melakukan cut and fill. Targetnya, dalam minggu ini jalan sudah bisa difungsikan dan dilalui kembali oleh masyarakat," tegasnya.

Advertisement

Lebih lanjut, bupati dua periode ini menjanjikan peningkatan jalan secara permanen pada tahun depan. Ia menjelaskan, Pemkab Keerom sebelumnya telah menyelesaikan pengaspalan dari Kampung Yuruf hingga pertigaan Akarinda/Semografi hingga Dusun Konggrobu.

Adapun kelanjutan pembangunan dari Dusun Konggrobu menuju Semografi telah masuk dalam perencanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tuntas tahun depan.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah pusat agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran.

"Jalan ini sudah terprogram dalam DAK Tuntas. Jika kita cadangkan anggaran dari sumber lain seperti Dana Umum atau Otsus Papua, maka alokasi DAK Tuntas ini harus dialihkan ke tempat lain agar tidak tumpang tindih," ucapnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Genap dua tahun menjalankan tugas sejak dilantik pada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya

HUT ke-4 Papua Selatan, Pemprov Berikan Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Selama November

HUT ke-4 Papua Selatan, Pemprov Berikan Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Selama November

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan relaksasi Pajak

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer