Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ini Profil Negara Saint Kitts & Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia

Weny Firmansyah • 2026-03-09 09:53:25

Ini Profil Negara Saint Kitts & Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia
Ini Profil Negara Saint Kitts & Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Saint Kitts & Nevis merupakan negara kepulauan yang terletak di Kepulauan Leeward, Karibia. Negara berdaulat kecil di belahan bumi barat ini memiliki sektor ekonomi bidang pariwisata yang maju.


Saint Kitts and Nevis adalah negara yang terdiri dari dua pulau di Antillen Kecil di Laut Karibia bagian timur. Dalam sejarah, Saint Kitts dan Nevis diakui sebagai negara perlu melewati proses panjang.

Mengutip laporan Britannica, Saint Kitts pertama kali dihuni oleh suku Carib pada tahun 1493 dalam pelayaran kedua. Pulau ini ditemukan oleh penjelajah bernama Christopher Columbus. Ia menamai pulau tersebut dengan sebutan Saint Christopher.


Pada tahun 1623, pemukim Inggris di bawah arahan Thomas Warner tiba di wilayah tersebut dan mempersingkat nama menjadi Saint Kitts.


Nevis juga terlihat oleh Columbus pada tahun 1493. Nama pulau ini berasal dari deskripsi Columbus tentang awan di puncak Nevis sebagai las nieves atau "salju".


Pulau ini dihuni oleh orang Inggris pada tahun 1628 dan segera menjadi salah satu pulau paling makmur di Antillen. Pulau yang sama dihuni oleh orang Inggris pada tahun 1628 dan segera menjadi salah satu pulau paling makmur di Antillen.


Kepulauan Saint Kitts, Nevis, dan Anguilla mulanya disatukan oleh undang-undang federal pada tahun 1882. Ketiganya berasosiasi dengan Inggris Raya. Seiring waktu, Anguilla mengeluh tentang dominasi pemerintahan Saint Kitts. Pada Mei 1967, penduduk Anguilla mengusir polisi Saint Kitts dan mendirikan dewan sendiri.


Berlanjut Juli 1967, Saint Kitts dan Anguilla memproklamirkan kemerdekaan sebagai negara. Setelah negosiasi yang tidak berhasil, Undang-Undang Anguilla Juli 1971 menempatkan Anguilla langsung di bawah kendali Inggris.


Anguilla diberikan konstitusi pada tanggal 10 Februari 1976. Persatuannya dengan Saint Kitts and Nevis secara resmi diputus pada tahun 1980. Selanjutnya, Saint Kitts dan Nevis merdeka pada tanggal 19 September 1983.


Pada tengah malam tanggal 18–19 September 1983, ketika federasi tersebut memperoleh kemerdekaan dari Inggris, Saint Kitts dan Nevis telah menjadi satu negara dan mengibarkan bendera nasional baru, yang terus digunakan hingga saat ini.


Negara Saint Kitts dan Nevis terdiri dari dua pulau di Antillen, Laut Karibia bagian timur. Ibu kota Saint Kitts dan Nevis adalah Basseterre. Letaknya di pantai barat daya pulau Saint Kitts.

Saint Kitts merupakan pulau dengan luas 68 mil persegi (176 kilometer persegi). Pulau ini berbentuk oval, panjang 23 mil (37 km), dan lebar 5 mil (8 km).

Struktur Saint Kitts dicirikan oleh deretan pegunungan vulkanik yang membentuk setengah lingkaran di sekitar dataran di tenggara. Salah satu gunung yang terletak di kepulauan tersebut yaitu Gunung Liamuiga. Gunung Liamuiga menjadi gunung tertinggi dengan ketinggian 3.792 kaki atau 1.156 meter.

Kemudian, tanah di sekitar pulau Saint Kitts ringan dan berpori. Pulau ini subur dan berair, dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang agak lebih sejuk. Adapun curah hujan di pulau Saint Kitts rata-rata 55 inci atau 1.397 mm per tahun. Di wilayah ini, musim hujan berlangsung dari Mei hingga November.

Sementara, Nevis memiliki ukuran pulau yang lebih kecil, dengan luas 36 mil persegi (93 kilometer persegi). Letaknya 2 mil (3 km) di tenggara Saint Kitts, di seberang selat yang disebut The Narrows.

Nevis berbentuk lingkaran dan hampir seluruhnya terdiri dari sebuah gunung. Nevis Peak (985 meter), yang diapit oleh Round Hill (309 meter) di sebelah utara dan Saddle Hill (564 meter) di sebelah selatan. Tanah di Nevis berupa tanah liat yang dipenuhi batuan vulkanik.

Iklim di pulau Nevis mirip dengan Saint Kitts. Baik Nevis maupun Saint Kitts terletak di sabuk badai tropis (siklon tropis). Kemudian, musim badai biasanya berlangsung antara bulan Agustus hingga Oktober.


Penduduk negara Saint Kitts dan Nevis sebagian besar berkulit hitam, dengan minoritas mulatto, Asia Selatan. Berdasarkan data yang dikutip dari Britannica, populasi Saint Kitts dan Nevis pada tahun 2025 adalah 52.600 jiwa. Sekitar dua pertiga penduduk berusia antara 15 dan 59 tahun.

Adapun bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Inggris. Lebih dari dua pertiga penduduk tinggal di daerah pedesaan. Selanjutnya, dominasi agama penduduk Saint Kitts dan Nevis adalah Anglikan dan Metodis. Sebagian kecil lainnya merupakan penganut Katolik Roma.

Pada awalnya, industri nasional dan tulang punggung ekonomi Saint Kitts dan Nevis ialah budidaya tebu. Industri tersebut terpaksa berhenti pada tahun 2005 seiring penurunan pasar luar negeri. Setelah itu, sektor ekonomi digantikan oleh pariwisata sebagai penggerak ekonomi negara.

Sebagaimana negara merdeka lain, Saint Kitts & Nevis memiliki bendera nasional. Bendera ini dirancang oleh Edrice Lewis. Secara umum, bendera Saint Kitts & Nevis didominasi bentuk segitiga. Segitiga hijau melambangkan kesuburan kepulauan. Kemudian, segitiga merah yang melambangkan perjuangan bertahun-tahun melawan perbudakan dan kolonialisme.

Di tengah kedua segitiga tersebut, terdapat garis hitam yang membentang secara diagonal di tengah yang mencerminkan warisan Afrika dari penduduknya. Bendera Saint Kitts & Nevis terdapat garis kuning tipis di sisi kiri dan kanan melambangkan sinar matahari yang cemerlang di kepulauan tersebut. Garis dihiasi dua bintang putih sebagai simbol harapan dan kebebasan. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#timnas indonesia #Ceposonline.com #sepakbola #Saint Kitts and Nevis