Sebanyak 50 unit kapal tangkap ikan 3 GT bantuan dari KKP yang diserahkan kepada nelayan di Biak, Rabu (12/12) kemarin.
BIAK- Sebanyak 50 unit kapal tangkap ikan 3 GT diserahkan kepada masyarakat nelayan yang ada di Kabupaten Biak Numfor, di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Rabu (12/12) kemarin. Penyerahan bantuan itu merupakan bagian dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadikan Kabupaten Biak Numfor salah satu dari 14 daerah sebagai kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Indonesia.
Penyerahan bantuan KKP itu melalui program SKPT itu diserahkan langsung oleh Kasubdit Kewirausahaan dan Kelembagaan Jhony Haryono mewakili Dirjen PDSPKP (Pungutan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan) KKP kepada Ketua Koperasi Syaloom Klasis Biak Selatan, Sumerta Ayub dan Koperasi Usaha Bersama (KUB) Biak.
Kepala Dinas Perikanan Biak Numfor Effendi Igirisa, SPi, MM berharap melalui bantuan ini dapat meningkatkan produksi perikanan dan selebihnya diharapkan bisa mengekspor.“Tentunya jika para nelayan dapat meningkatkan produksi, maka kesejahteraan mereka juga dengan sendirinya meningkat atau lebih baik ke depan,” ujarnya.
Sekedar diketahui bahwa acara penyerahan itu ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan oleh pihak KKP dan Koperasi Syaloom yang disaksikan Kepala Dinas Perikanan Biak Numfor Effendi Igirisa dan Manajer Koperasi Syaloom Nicodemus Sugiyono.
Sementara itu Kasubdit Kewirausahaan dan Kelembagaan Jhoni Haryono mengatakan bahwa bantuan kapal penangkapan ikan ukuran 3GT diberikan kepada sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) dan Biak menjadi satu dari 14 wilayah SKPT di Indonesia.
“Jadi perlu diketahui bahwa KPP menjadikan Biak Numfor sebagai kawasan SKPT dengan maksud sektor perikanan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah ini termasuk peningkatan pendatapan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.(itb/tri)
Editor : Administrator