Dipastikan DAK Reguler dan Afirmasi Tembus Rp 500 M

Administrator • Dipublikasikan Kamis, 6 September 2018 | 03:44 WIB
Photo
Photo

Para pejabat eselon II dan Kepala Sekolah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor secara bergiliran membubuhkan tanda tangannya di atas baliho pencanangan integritas wilayah bebas korupsi dan birokrasi bersih melayani, di Halaman Kantor Bupati, kemarin. (FOTO : Fiktor Palembangan/Cepos)


BIAK-Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Biak Numfor tahun anggaran 2019 bakal mencapai Rp 500 miliar lebih. Plt. Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd mengungkapkan bahwa peningkatan DAK dengan spektakuler pada tahun 2019 tersebut sudah pada posisi lampu hijau.


“Saya sudah bisa memastikan kalau posisi DAK afirmasi dan reguler Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tahun 2019 sebesar Rp 500 miliar lebih sudah lampu hijau. Tinggal bagaimana mencari tambahan-tambahannya saja,” ungkap Herry Naap saat dihubungi Cenderawasih Pos, Rabu (5/9).


Menurutnya, kepastian untuk mendapatkan DAK afirmasi dan reguler sebesar itu setelah pihaknya melakukan pertemuan di sejumlah lembaga atau kementerian di Jakarta dan sudah ada pada aplikasi krisma.


Herry Naap yang hingga kemarin masih berada di Jakarta mengaku masih terus ‘bergerilya’ membangun komunikasi dengan sejumlah kementerian untuk mendapatkan tambahan alokasi anggaran pembangunan di Kabupaten Biak Numfor.


“Berbagai upaya dan komunikasi terus kami bangun di Jakarta. Khususnya di sejumlah lembaga dan kementerian supaya membantu kami dalam percepatan pembangunan. Puji Tuhan, saya berani menyatakan kami bisa dapatkan DAK reguler dan afirmasi Rp 500 miliar lebih. Mudah-mudahan ada tambahan lagi,” tandasnya.


Selain DAK afirmasi dan reguler, Herry Naap mengatakan bahwa untuk DAK penugasan juga terus dikomunikasikan ke sejumlah pihak terkait. Harapannya, DAK penugasan juga bisa didapatkan Pemkab Biak Numfor pada tahun 2019 dari berbagai pihak terkait.


“Kami terus membangun komunikasi dengan semua pihak terkait, termasuk DAK penugasan. Komunikasi awal sudah dilakukan dan mudah-mudahan ada, tapi dari hasil komunikasi kami boleh bilang tetap akan ada hasilnya,” ujarnya.


 “Ini kami lakukan untuk membangun Kabupaten Biak Numfor supaya lebih baik. Memang tidak mudah, karena harus ditopang dengan anggaran yang besar. Makanya kami terus ‘bergerilya’ mencari tambahan anggaran. Bagi kami, apakah itu bentuknya anggaran yang akan dikelola ataupun dalam bentuk program saja (penerima manfaat, red) itu tidak masalah. Sebab tunjuannya adalah pembangunan,” sambungnya.(itb/nat)

Editor : Administrator