CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Bawaslu Papua kini engan mengomentari pernyataan Pj.Gubernur Papua, Agus Fatoni saat memimpin apel gabung ASN di lingkungan Pemerintahan Kota Jayapura, Senin (4/8/2025) kemarin
Adapun pernyataan Pj.Gubernur Papua mengajak ASN di Pemkot Jayapura untuk memilih Calon Gubernur Papua yang bisa mendatangkan investor dan yang bisa menjaga keamanan di Papua.
Kalimat ini terkesan seperti menggiring ASN untuk memilih calon tertentu
Selain itu Calon Gubernur yang bisa membawa akses, yang bisa mencari anggaran, yang bisa memdapatkan dukungan banyak dan yang bisa memimpin dengan baik.
Pernyataan Agus Fatoni tersebut kini banyak dikecam oleh publik terkait dengan netralitasnya dan posisinya sebagai Pj.Gubernur Papua.
Dimana publik menilai Pj.Gubernur Papua terkesan mengiring masyarakat dan ASN untuk memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur tertentu.
"Saya belum bisa berkomentar terkait hal itu,"ucap Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin.
Namun Hardin Halidin memastikan jika ada teman-teman dari Bawaslu Papua yang ikut mengawasi saat apel pagi di Kantor Wali Kota Jayapura tersebut.
Hardin lagi-lagi dengan tegas bahwa dirinya belum bisa memberikan komentar terlalu jauh terkait pernyatan Pj.Gubernur Papua tersebut.
Pasalnya pihaknya akan lebih dulu memintai pendapat dari teman-teman pengawas yang ikut memantau dilapangan.
Sementara itu Pj.Gubernur Papua, Agus Fatoni saat dikonfirmasi justru mengarahkan untuk memilih salah satu Cagub pada PSU Papua menyampaikan, semua kepala daerah yang terpilih termasuk Wali Kota harus bisa mendatangkan investor.
Selain itu harus bisa mencari akses ke pusat dan berbagi sumber untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pendapatan dana transfer.
"Jadi, ini tugas Kepala Daerah dan juga ikut menjaga iklim yang kondusif sebagai pemimpin kita,"ujar Agus Fatoni.
Agus Fatoni meminta publik harus bisa jernih melihat informasi kata perkata.
"Saya juga sudah katakan siapapun yang nanti terpilih harus kita dukung karena itu sudah kehendak Tuhan,"ucap Agus Fatoni.
Agus Fatoni menjelaskan, pemerintah dimanapun baik itu ditingkat Kampung, Kelurahanan, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga pusat harus didukung agar bisa berkerja dengan maksimal.
"Kita harus betul-betul meterjemahkan dengan yang semestinya. Kita harus tetap netral, profesional dan pemerintah harus tegak lurus,"pintanya.
Lanjut Agus Fatoni bahwa, kedatangannya ke Pemerintah Kota Jayapura dan memimpin apel merupakan serangkaian kunjungan kerjanya ke-8 di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Papua.
"Sebelum PSU saya melakukan sosialisasi, kunjungan kerja dan sekaligus meninjau program prioritas Presiden dan juga bertemu dengan masyarakat,"terangnya.
Agus Fatoni menyampaikan, pada apel pagi dengan ASN di Pemkot Jayapura tersebut ia juga menekan agar perlunya netralitas ASN.
"Ya, ini perlu saya tekankan karena ASN ini tetap berkerja profesional dan melayani masyarakat tampa membeda-bedakan, apalagi baru-baru ini kita sudah mendeklarasikan netralitas ASN,"jelasnya.
Agus Fatoni kembali menekankan, agar ASN harus netral dan tidak boleh berpolitik praktis, tetapi mempunyai hak pilih namun tidak boleh memberikan dukungan secara terbuka.
Selain itu tidak boleh aktif di media sosial untuk menyebar luaskan secara terbuka dukung mendukung kepada Paslon.
"Oleh karena itu saya harapkan ASN harus tetap berkerja profesional dan netral, tetapi saya meminta secara aktif ikut melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat lebih banyak lagi,"tutup Agus Fatoni. (*).
Editor : Abdel Gamel Naser