Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPP ASN Papua Juli-September Belum Lunas, Pemprov Ungkap Alasan Pembayaran Bertahap

E
Penulis: Elfira Halifa❯
ASN di lingkungan Pemprov Papua saat mengikuti apel di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (2/11/2026). Pemprov mulai melakukan pembayaran TPP secara bertahap.(CEPOSONLINE.COM/ELFIRA).
ASN di lingkungan Pemprov Papua saat mengikuti apel di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (2/11/2026). Pemprov mulai melakukan pembayaran TPP secara bertahap.(CEPOSONLINE.COM/ELFIRA).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Kabar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mulai menjadi angin segar bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Namun, pegawai masih harus bersabar karena pembayaran TPP untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Pj Sekda Papua, L. Christian Sohilait, mengungkapkan bahwa proses pembayaran TPP telah berjalan sejak pekan lalu. Hingga Senin (2/11/2026), sebanyak tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) telah masuk dalam proses pembayaran.

Advertisement

Pemerintah daerah selanjutnya akan memproses pembayaran bagi OPD lainnya secara bertahap.

“Kita masih punya kewajiban untuk membayar TPP Juli, Agustus, dan September. Namun, ini akan dibayarkan secara bertahap,” kata Christian kepada wartawan seusai memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (2/11/2026).

Ia menjelaskan, pencairan TPP sangat bergantung pada ketersediaan dana yang masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Advertisement

Pasalnya, penerimaan dana transfer pemerintah pusat, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Otonomi Khusus (Otsus), dan Dana Bagi Hasil (DBH), memiliki jadwal pencairan yang berbeda.

Christian menyebutkan, Pemprov Papua menerima DAU sekitar Rp85 miliar setiap bulan. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp45 miliar hingga Rp46 miliar digunakan untuk membayar gaji ASN. Sementara sisanya harus dibagi untuk membiayai berbagai kebutuhan belanja daerah.

Kondisi tersebut membuat pemerintah harus cermat mengatur arus kas agar seluruh kewajiban daerah tetap dapat dipenuhi, termasuk memastikan pembayaran gaji ASN tidak terganggu hingga akhir tahun.

“Karena itu, tim anggaran harus berusaha melakukan pengelolaan kas dengan baik. Kita menjaga agar pembayaran gaji tetap terjaga sampai Desember, sehingga ASN tetap memiliki penghasilan,” jelasnya.

Advertisement
Editor : AdminDua

Artikel Terkait

Telusuri Sejarah Papua, Perpustakaan Uncen Punya Koleksi Ekslusif Milik Van Ball

Telusuri Sejarah Papua, Perpustakaan Uncen Punya Koleksi Ekslusif Milik Van Ball

Di tengah arus transformasi digital yang serba cepat, di mana informasi dapat diakses dalam hitungan detik melalui gawai, sebuah tantangan b

Harapan Itu Bernama Pertamina

Harapan Itu Bernama Pertamina

Puing-puing sisa kebakaran masih menggantung di bibir pantai Kampung Nelayan, Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Minggu (25/10/2026).

Bukan Hanya Bernyanyi, Pesparani di Biak Bawa Pesan Persatuan

Bukan Hanya Bernyanyi, Pesparani di Biak Bawa Pesan Persatuan

Lebih dari 800 orang diperkirakan menghadiri pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi Papua 2026 di Kab

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer