
CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026) pagi.
Kedatangan para pengemudi ini guna menuntut jaminan keamanan dan perlindungan hukum akibat maraknya aksi intimidasi, penghadangan, hingga perusakan armada yang mereka alami saat bekerja.
Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.35 WIT tersebut berakar dari perselisihan dan persaingan antarkelompok buruh angkut batu di wilayah setempat.
Para sopir mengungkapkan bahwa aksi pelemparan batu dan penghadangan kerap terjadi di sejumlah titik rawan, di antaranya kawasan SP3, area Koramil, hingga Perempatan Jayanti.
Koordinator sopir truk, Daud Lawa Padang, menegaskan bahwa para pengemudi sejauh ini selalu kooperatif dan melunasi kewajiban finansial kepada pemilik lahan maupun buruh sesuai tarif kesepakatan. Namun, gesekan di lapangan terus terjadi akibat ketiadaan wadah koordinasi tunggal di antara kelompok buruh.



