Warga KKST Nyatakan Dukungan ke Matius Fakhiri - Aryoko Rumaropen  

Elfira Cepos Online • Dipublikasikan Jumat, 13 September 2024 | 11:25 WIB

 

Warga KKST saat berfoto bersama dengan Mathius Fakhiri Kamis (12/09/2024). (Foto : Tim Mari Yo )   
Warga KKST saat berfoto bersama dengan Mathius Fakhiri Kamis (12/09/2024). (Foto : Tim Mari Yo )  

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Dukungan terhadap pasangan Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen untuk maju dalam kontestasi Pilkada Gubernur Papua terus mengalir. Kali ini, dukungan itu datang dari warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) di Jayapura.

Sedikitnya ada 2.000-an warga KKST  menyatakan sikap dukungannya kepada Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua 2024-2029, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen atau yang akrab disapa Mari-Yo.

Pernyataan sikap itu disampaikan langsung warga KKST dalam pertemuan bertajuk “Silaturahim” yang digelar di Hotel Sunny Abepura,Kamis (12/09/2024) malam.

Juru Bicara pasangan Mari-YO, Steve Mara mengatakan silaturahmi ini sekaligus menegaskan bahwa Paslon MARI-YO hadir untuk segala suku bangsa yang ada di Papua tanpa membeda-bedakan.

“Silahturahmi ini menghadirkan kurang lebih 2000 anggota KKST, khususnya yang ada di Kota Jayapura,” kata Steve dalam rilisnya.

 

Sementara itu, Ketua KKST Provinsi Papua, La Ode Mohitu menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar Sultra di Papua akan berdiri bersama Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen dan siap mengawali pemilukada agar berjalan dengan aman dan damai.

“Sosok Matius Fakhiri sangat dekat dengan kami, dan kami melihat sosok beliau sangat berpengalaman di bidang keamanan. Begitu juga dengan bapak Aryoko yang berpengalaman sebagai seorang birokrat. Artinya ketika memimpin Papua, pastinya tidak diragukan lagi,” kata La Ode.

“Pastinya kita warga KKST akan bersama sama memenangkan pasangan Mari-YO di Pilkada Gubernur Papua,” tegasnya.

La Ode mencatat ada sekitar 20 ribu warga KKST di Kota Jayapura yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Ini baru di Kota Jayapura belum di Kabupaten lain,” ujarnya. Sementara itu, Bakal Calon Gubernur Papua, Matius Fakhiri menceritakan bahwa keluarga pertama yang membawa diri berkumpul bersama, saat ia masih sekolah adalah keluarga dari suku Buton Sulawesi Tenggara.

“Papua itu indah karena keberagaman, oleh karena itu harus kita jaga bersama. Allah telah menciptakan tanah Papua yang sangat indah ini untuk semua suku bangsa, siapa saja boleh hadir untuk bersama sama membangun tanah Papua.

Termasuk saudara saudara saya dari Sulawesi Tenggara yang hidup di tanah Papua baik yang berada di daerah pegunungan mau pun pesisir,” ucapnya. Mantan Kapolda Papua ini juga mengaku sangat bersyukur karena bisa bertemu dengan masyarakat dari Sulawesi Tenggara.

“Mari kita tetap bergandengan tangan, menjaga Papua yang aman dan damai, menjaga toleransi antar umat beragama dan bahu membahu membangun tanah Papua bersama,” ajaknya.

Dalam kesempatan diskusi, beragam pertanyaan dan harapan dilontarkan oleh warga kepada pasangan Mari-Yo, apa yang akan dilakukan jika kelak diberi amanah oleh rakyat untuk memimpin Provinsi Papua.

Bagaimana meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan, pendidikan serta kesehatan masyarakat Papua.

Mathius menegaskan akan menyiapkan regulasi yang baik, membuka lapangan pekerjaan sehingga semua yang tinggal di Papua mendapat kesempatan untuk mencari nafkah.

 

“Dengan begitu perekonomian bisa tumbuh dari yang kecil sampai dengan besar,” ujarnya. Sementara Bakal Calon Wakil Gubernur, Aryoko Rumaropen mengatakan terkait dengan lapangan kerja menurutnya hal itu bisa disediakan oleh pemerintah dan juga sektor swasta. Namun sebagai warga masyarakat juga bisa membuka lapangan kerja sendiri. Ia mencontohkan, rumah tangga yang tergolong kurang mampu dan mendapat bantuan dana subsidi dari pemerintah.

“Tentunya ini bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha seperti UMKM bisa membantu memenuhi kebutuhan dalam keluarga dan meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Aryoko.

Terkait peningkatan bidang pendidikan, ungkap Aryoko, tentunya ini menjadi kewajiban negara.

“Jika Tuhan berkenan kami memimpin provinsi ini, kami akan memperhatikan hak pelayanan dasar bagi seluruh warga masyarakat, tentu dengan cara kami akan mengingatkan bupati/wali kota karena ini berkaitan dengan kewenangan yang melekat pada bupati dan wali kota," paparnya.

Lalu bidang kesehatan, Mari-Yo berjanji untuk memberikan layanan kesehatan yang memadai untuk seluruh warga masyarakat di Papua, pelayanan melalui rujukan dan memanfaatkan rumah sakit rujukan yang ada di Provinsi Papua untuk melayani masyarakat. (*)

 

 

 

Editor : Agung Trihandono
kkst matius fakhiri Ceposonline.com kota jayapura aryoko rumaropen