CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Persaingan di papan atas Grup Timur Liga 2 semakin memanas.
PSS Sleman kembali mengkudeta Persipura Jayapura dari puncak klasemen setelah meraih kemenangan penting pada laga terbarunya kontra Persiku Kudus.
Tim berjuluk Super Elang Jawa kini memimpin klasemen dengan koleksi 52 poin, unggul dua angka dari Persipura yang turun ke posisi kedua dengan 50 poin.
Sebelumnya, Mutiara Hitam sempat merasakan manisnya berada di puncak klasemen usai menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 3-1.
Namun, posisi tersebut hanya bertahan sehari setelah PSS Sleman kembali mengambil alih tahta berkat kemenangan 2-1 atas Persiku Kudus.
Dengan situasi ini, Persipura dipastikan harus berjuang hingga laga terakhir demi menjaga asa promosi ke Liga 1 musim depan.
Tim besutan Rahmad Darmawan masih menyisakan dua pertandingan krusial.
Dalam waktu dekat, Persipura akan menghadapi Persipal Palu pada Minggu (26/4/2026) di Solo.
Setelah itu, mereka akan melakoni laga penutup melawan Persiku Kudus pada 2 Mei 2026 di Stadion Lukas Enembe.
Dua pertandingan tersebut menjadi laga hidup mati bagi Persipura.
Kemenangan mutlak menjadi harga mati jika ingin mengamankan posisi dari kejaran tim pesaing, termasuk Barito Putra yang kini berada di peringkat ketiga dengan 49 poin, hanya terpaut satu angka.
Tak hanya itu, tekanan juga datang dari ketatnya persaingan di papan atas. Boaz Solossa dan kawan-kawan dituntut tampil konsisten tanpa cela.
Satu kesalahan saja bisa berakibat fatal terhadap peluang promosi.
Di sisi lain, PSS Sleman juga dihadapkan pada dua laga yang tak kalah berat.
Mereka masih harus menghadapi Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang, dua tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Secara matematis, peluang Persipura masih terbuka lebar. Jika mampu menyapu bersih dua laga sisa, mereka akan mengakhiri musim dengan 56 poin dan memastikan tiket promosi ke Liga 1.
Sebaliknya, jika PSS Sleman hanya mampu meraih satu kemenangan dan satu kekalahan, maka mereka berpotensi finis dengan 55 poin dan harus puas berada di bawah Persipura, dengan catatan Barito Putra tidak melampaui perolehan poin tersebut.
Barito Putra sendiri masih memiliki peluang besar karena akan menghadapi Persela Lamongan dan Persipal Palu di dua laga terakhirnya.
Dengan selisih poin yang sangat tipis di antara tiga tim teratas, perburuan tiket promosi dipastikan berlangsung sengit hingga peluit akhir musim dibunyikan.
Situasi ini tentu menjadi tontonan menarik bagi para pecinta sepak bola nasional, khususnya para pendukung setia Persipura yang berharap tim kebanggaannya kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. (*).
Editor : Yohanes Palen