CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Panitia pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura mulai memperketat aturan bagi penonton yang ingin menyaksikan langsung laga di Stadion Lukas Enembe.
Salah satu kebijakan tegas yang kini diberlakukan adalah larangan membawa botol minuman ke dalam stadion.
Langkah ini diambil menyusul sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada Persipura akibat insiden pelemparan botol ke dalam lapangan saat menghadapi Persela Lamongan pada Sabtu (11/4/2026) lalu.
Atas kejadian tersebut, Persipura dijatuhi denda sebesar Rp30 juta.
Ketua Panpel Persipura, Alberto Itaar menegaskan, pihaknya tidak ingin kejadian serupa kembali terulang.
Karena itu, pengawasan terhadap penonton kini dilakukan lebih ketat, terutama di pintu masuk stadion.
“Kami sudah mengantisipasi hal ini saat laga Persipura melawan PSIS kemarin. Penonton sudah dilarang membawa botol air minum ke dalam stadion,”ujar Alberto Itar saat ditemui Ceposonline.com di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, setiap penonton akan diperiksa secara menyeluruh sebelum masuk.
Untuk mengakomodasi kebutuhan penonton, panpel telah menyiapkan kantong plastik sebagai pengganti botol untuk menampung air minum.
“Botol tidak boleh dibawa masuk. Tapi kami sudah siapkan plastik agar penonton tetap bisa membawa air minum,”jelasnya.
Persipura sendiri masih menyisakan satu laga kandang, yakni menghadapi Persiku Kudus.
Panpel pun ingin memastikan pertandingan tersebut berjalan aman dan tanpa insiden yang merugikan tim.
“Kami antisipasi sejak dini agar penonton memahami aturan ini. Jangan sampai ada lagi sanksi dari Komdis akibat ulah oknum,”tegas Alberto Itaar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penonton dan suporter yang telah menunjukkan sikap tertib saat laga melawan PSIS Semarang, yang berlangsung aman dan lancar.
“Kami berterima kasih karena pertandingan kemarin berjalan sukses tanpa aksi berlebihan. Mari kita jaga Persipura agar tidak terkena sanksi lagi. Satu laga kandang tersisa harus kita jadikan momentum menciptakan suasana damai di stadion,” tambahnya.
Selain larangan membawa botol minuman, panpel juga menegaskan tidak akan mentolerir penonton yang masuk dalam kondisi dipengaruhi minuman keras maupun membawa senjata tajam.
“Kalau ditemukan, akan langsung kami tindak tegas dan diserahkan kepada aparat keamanan,” pungkasnya. (*).
Editor : Yohanes Palen