Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Koperasi Merah Putih Diresmikan di Mimika, Jadi Motor Ekonomi Inklusif Papua Tengah

Theresia F. Tekege • Jumat, 10 April 2026 - 01:08 WIB
Wagub Papua Tengah, Deinas Geley saat menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih di Mimika. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV) 
Wagub Papua Tengah, Deinas Geley saat menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih di Mimika. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV) 

CEPOSONLINE.COM,NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi, yang ditandai dengan peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Mimika, Kamis (9/4/2026).

Sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan oleh Wakil Gubernur, Deinas Geley, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas inisiatif dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas inisiatif dan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi,” ujarnya.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pembangunan Papua Tengah ke depan tidak bisa hanya bertumpu pada investasi besar, melainkan harus berpijak pada kekuatan ekonomi rakyat.

“Pembangunan Papua Tengah ke depan tidak bisa hanya bertumpu pada investasi besar, tetapi harus berpijak pada kekuatan ekonomi rakyat,” tegas Wagub.

Ia juga menekankan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

“Dalam visi pembangunan Papua Tengah, yaitu Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan, koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi kerakyatan,” katanya.

Menurutnya, koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi merupakan wadah gotong royong ekonomi yang memberikan akses kepada masyarakat terhadap permodalan, produksi, hingga pemasaran.

“Koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi merupakan wadah gotong royong ekonomi yang memberi akses kepada masyarakat terhadap permodalan, produksi, hingga pemasaran,” jelasnya.

Peresmian Koperasi Merah Putih di Mimika ini disebut sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal, serta mendorong pemerataan kesejahteraan di tingkat kampung dan kelurahan.

“Peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hari ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah, menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal, serta mendorong pemerataan kesejahteraan,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, terus mendorong penguatan koperasi dan UMKM sebagai bagian dari program prioritas pembangunan daerah.

“Kami percaya, jika koperasi dikelola dengan baik, transparan, dan profesional, maka koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Geley.

Ia juga menyoroti kehadiran Menteri Koperasi Republik Indonesia sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Papua Tengah.

“Kehadiran Menteri Koperasi Republik Indonesia pada hari ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan di Papua, khususnya Papua Tengah,” ujarnya.

Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pengurus koperasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengelola koperasi secara akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota,” katanya. (*)

Editor : Elfira Halifa
#Deinas Geley #Koperasi Desa #Papua Tengah #mimika