Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Lepas Kontingen Pesparawi Papsel, Sekda Ferdinandus Kainakaimu Minta Fokus Berikan Penampilan  Terbaik 

Yulius Sulo • Rabu, 17 Juni 2026 | 08:35 WIB
Para pendeta saat memberikan  berkat perutusan  kepada Kontingen Pesparawi Papua Selatan pada pelepesn Kontingen Pesparawi Papua Selatan menuju Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, Selasa (16/6/2026) malam. (Sulo/Ceposonline.com) 
Para pendeta saat memberikan  berkat perutusan  kepada Kontingen Pesparawi Papua Selatan pada pelepesn Kontingen Pesparawi Papua Selatan menuju Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, Selasa (16/6/2026) malam. (Sulo/Ceposonline.com) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan memastikan tetap memberikan dukungan kepada kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Papua Selatan yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, meski kondisi fiskal daerah saat ini sangat terbatas.


Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu mewakili gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat melepaskan kontingen Pesparawi Papua Selatan di Merauke di Auditorium Kantor Bupati Meraukr, Selasa (16/6/2026) malam. 


Menurutnya, pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran akibat kecilnya transfer dana dari pemerintah pusat sehingga APBD Papua Selatan mengalami tekanan yang cukup besar.


“Kami memang mengakui kondisi APBD saat ini tidak baik-baik saja. Transfer dari pusat yang kami harapkan tidak sesuai dengan kebutuhan daerah, sehingga kami harus memprioritaskan program-program yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.


Meski demikian, Sekda mengatakan hasil komunikasi dengan Gubernur Papua Selatan menunjukkan pemerintah tetap berupaya mengalokasikan dukungan anggaran bagi kontingen Pesparawi melalui APBD Perubahan Tahun 2026.


“Hasil komunikasi saya dengan Bapak Gubernur, kita akan anggarkan di perubahan. Memang jumlahnya tidak besar karena kemampuan keuangan daerah terbatas, tetapi pemerintah tetap berkomitmen membantu,” katanya.


Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang dinilai mampu memperkuat nilai spiritual dan kehidupan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan semangat kepada seluruh peserta agar fokus memberikan penampilan terbaik dan tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai hambatan.


“Kita harus tetap berjuang. Potensi yang dimiliki harus ditunjukkan. Yang terpenting adalah bagaimana kita memuji dan memuliakan Tuhan melalui talenta yang diberikan,” ujarnya.


Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Selatan Soleman Jambormias mengakui keterbatasan anggaran memaksa kontingen Papua Selatan memangkas jumlah peserta yang akan diberangkatkan ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, 20-28 Juni 2026.


Dalam  pelepasan kontingen di Merauke, ia mengatakan harapan dan impian untuk mengirim lebih banyak peserta harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini terbatas.


“Harapan kita besar, impian kita besar, tetapi kita juga harus melihat sebuah kenyataan. Dari sekian peserta yang harus kita bawa ke Manokwari, kita harus pangkas banyak karena kemampuan keuangan yang terbatas,” ujarnya.


Menurutnya, sejumlah peserta dari kabupaten lain tidak dapat diberangkatkan karena keterbatasan anggaran transportasi dan akomodasi. Karena pertimbangan efisiensi biaya, peserta yang diberangkatkan lebih banyak berasal dari Merauke.


Ia menjelaskan bahwa kondisi fiskal pemerintah daerah saat ini sedang mengalami tekanan akibat keterbatasan transfer anggaran dari pemerintah pusat.


“Keuangan di daerah ini sedang tidak baik-baik saja. Oleh sebab itu saya sudah sampaikan kepada tim kerja, kita harus belajar mencari dana sendiri dan tidak hanya berharap kepada pemerintah daerah,” katanya.


Ketua LPPD Papua Selatan menegaskan dukungan pemerintah daerah tetap penting, namun organisasi keagamaan perlu membangun kemandirian dalam membiayai kegiatan-kegiatan pelayanan dan pembinaan ke depan.


Meski demikian, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, DPR Papua Selatan, serta berbagai pihak yang telah membantu persiapan kontingen hingga menjelang keberangkatan pada 18 Juni 2026.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga nama baik Papua Selatan selama mengikuti Pesparawi Nasional di Manokwari.


“Yang terutama, kita hadir untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan di Manokwari. Jaga nama baik daerah ini dan jaga nama baik masing-masing,” pesannya.


Ketua Tim Kerja Kontingen Pesparawi Papua Selatan Salmon Dumgair mengatakan  keikutsertaan Papua Selatan dalam ajang nasional tersebut merupakan yang pertama kali sejak provinsi itu terbentuk.


“Untuk pertama kalinya LPPD Papua Selatan akan mewakili Provinsi Papua Selatan pada Pesparawi tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Manokwari,” ujarnya.


Ia menjelaskan, kontingen Papua Selatan akan mengikuti empat kategori lomba dari 12 kategori yang dipertandingkan, yakni paduan suara dewasa campuran, musik pop gerejawi, serta solo remaja putra dan putri. Seluruh peserta merupakan pemenang Pesparawi Tingkat Provinsi Papua Selatan yang digelar di Merauke pada 2024.


Total kontingen berjumlah 85 orang yang terdiri atas 42 peserta dan pelatih paduan suara dewasa campuran, 10 peserta dan pelatih musik pop gerejawi, lima orang peserta dan pendamping lomba solo remaja, 10 undangan VIP, tiga pengurus LPPD, serta 15 orang offisial dan tim kerja. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Apolo Safanpo #PAPUA SELATAN