CEPOSONLINE.COM, MERAUKE–Bank Papua menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan sosialisasi inklusi keuangan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Megaria, Selasa (26/5/2026), tersebut diikuti sekitar 80 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di wilayah Merauke.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan usaha, pemanfaatan layanan perbankan, penggunaan transaksi digital yang aman, hingga akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain sesi sosialisasi, para pelaku UMKM juga diberi kesempatan memamerkan produk unggulan mereka di area kegiatan. Berbagai produk kreatif lokal dipajang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah di Papua Selatan.
Pemimpin Divisi Bisnis UMK dan Konsumer Bank Papua, Andarias Baunik, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Papua meningkatkan kapasitas dan literasi keuangan pelaku UMKM.
Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan menjadi hal penting agar pelaku usaha mampu menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang.
"Pelaku UMKM perlu dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha, pemanfaatan layanan perbankan, penggunaan transaksi digital, hingga akses pembiayaan yang tepat guna," ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam sosialisasi itu, peserta memperoleh materi terkait literasi dan inklusi keuangan, pengelolaan keuangan usaha, pemanfaatan layanan digital banking, keamanan transaksi digital, pencegahan penipuan finansial, serta akses pembiayaan usaha melalui KUR.
Topik keamanan transaksi digital menjadi salah satu fokus utama mengingat perkembangan teknologi keuangan yang semakin pesat. Pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan layanan digital secara aman, bijak, dan optimal. Bank Papua juga mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi dan tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pihak perbankan.
Pada kesempatan tersebut turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kredit (PK) KUR secara simbolis oleh empat debitur UMKM. Sejumlah peserta juga membuka rekening tabungan sebagai langkah awal memanfaatkan layanan keuangan formal guna mendukung pengembangan usaha mereka.
Program ini menjadi bentuk nyata dukungan Bank Papua terhadap akses pembiayaan UMKM di Papua Selatan, khususnya bagi pelaku usaha lokal di Merauke.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Papua menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua melalui berbagai program pemberdayaan dan layanan keuangan. Bank Papua meyakini sektor UMKM memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengembangkan potensi usaha lokal.
Sementara itu, Pemimpin Kantor Cabang Utama Bank Papua Merauke, Arpin, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi seluas-luasnya terkait layanan perbankan.
"Silakan digali seluas-luasnya, tanyakan hal-hal yang terkait perbankan dan silakan mengunjungi Bank Papua di wilayah terdekat," katanya.
Ia menambahkan masyarakat dapat mengakses layanan Bank Papua melalui kantor cabang maupun kantor layanan di Distrik Tanah Miring, Kurik, dan Pasar Wamanggu.
Melalui kegiatan ini, Bank Papua terus mendorong pelaku UMKM agar semakin melek finansial dan mampu bersaing di era digital, sekaligus memperluas akses layanan keuangan yang mudah, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Papua Selatan. (*)