Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Momentum Berbagi di Hari Raya Idul Adha, LDII Papsel  Sediakan 3.000 Paket Daging Kurban 

Yulius Sulo • Rabu, 27 Mei 2026 | 12:35 WIB
Ketua DPW LDII Papua Selatan H. Muh. Bahroni saat menyaksikan sapi kurban yang sedang dipotong-potong untuk selanjutnya dipaketkan, Rabu (27/5/2026)  
(Sulo/Ceposonline.com)    
Ketua DPW LDII Papua Selatan H. Muh. Bahroni saat menyaksikan sapi kurban yang sedang dipotong-potong untuk selanjutnya dipaketkan, Rabu (27/5/2026)   (Sulo/Ceposonline.com)    

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pada perayaan Idul Adha 1447 tahun 2026 ini,  Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Selatan menyiapkan 3.000 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimannya. 

Ketua DPW LDII Papoua Selatan H. Muh. Bahroni disela-sela pelaksanaan sembeli daging kurban,  mengungkapkan, pada pelaksanaan Idul Adha  tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembeli  mengalami peningkatan yakni 111 ekor hewan kurban yang terdiri dari 71 ekor sapi dan 40 ekor kambing.  

‘’Kalau dibandingkan dengan tahun lalu,  jumlah yang disembeli pada hari raya Idul Adha tahun ini mengalami peningkatan yakni 71 ekor sapi dan 40 ekor kambing yang tersebar di 4 kabupaten cakupan Papua Selatan yakni Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat,’’ kata Bahroni, Rabu (27/5/2026). 

Dari jumlah hewan kurban yang disembeli tersebut, jelas Sahroni,  pihaknya menyediakan sekitar 3.000 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. 

‘’Di momentum berbagi  ini, kami tidak hanya berikan kepada umat Muslim yang  berhak menerima tapi juga kepada saudara-0saudara non muslim terutama yang berada di sekitar  kegiatan sembeli. Jadi saudara-saudara non Muslim juga kita berikan,’’ katanya. Tak  hanya itu, Sahroni mengaku untuk kepanitiaan jagal, pihaknya juga melibatkan  non Muslim.  

Sahroni menambahkan, kendati ekonomi saat ini lagi lesu namun semangat berkurban dan berbagi tetap tinggi. Karena di LDII sendiri, jelas dia, ada metode tersendiri yang digunakan sehingga setiap warga LDII  tetap berkurban setiap tahunnya. Bahkan, anak-anak yang masih berstatus  pelajar juga  sudah ditanamkan untuk bagaimana  ikut berkurban tersebut. 

‘’Anak-anak yang masih sekolah meskipun masih sangat tergantung pada orang tuanya, tapi dari uang jajan yang mereka dapatkan  dari orang tuanya, sebagian disisihkan untuk  pembelian hewan kurban pada hari raya kurban,’’ tandasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#ldii #PAPUA SELATAN