Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Aksi Demo Penolakan PMB Warnai Hardiknas di Wamena

Deni Tonjau • Jumat, 2 Mei 2025 - 21:34 WIB
Aliansi Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan saat melakukan aksi demo di halaman kantor Gubernur Papua Pegununungan yang diterima oleh Plt sekda Wasuok D Siep. Jumat (2/5/2025).
Aliansi Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan saat melakukan aksi demo di halaman kantor Gubernur Papua Pegununungan yang diterima oleh Plt sekda Wasuok D Siep. Jumat (2/5/2025).

CEPOSONLINE.COM. WAMENA - Momentum Hari Pendidikan Nasional, ratusan siswa sekolah yang mengatasnamakan Aliansi Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan melakukan aksi demo damai ke kantor Gubernur Papua Pegunungan. mereka datang untuk menolak adanya program nasional Pemberian Makanan Bergizi (PMB) di wilayah tersebut, Jumat (2/5/2025).

Dalam aksi tersebut, Aliansi Pelajar dan Mahasiswa Provinsi Papua Pegunungan menyatakan tak membutuhkan Pemberian makanan bergizi yang menjadi program prioritas pemerintah pusat, namun lebih membutuhan fasilitas sekolah yang lengkap, penambahan guru-guru di setiap sekolah dan pendidikan gratis.

"Sesuai dengan amanat Undang-undang Republik Indonesia pasal 28 C berbunyi setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak, tapi kenyataannya kami perlajar dan mahasiswa Papua Pegunungan tidak pernah mendapatkan pendidikan, fasilitas sekolah yang layak dan guru tidak lengkap serta biaya sekolah mahal." ungkap koorlap umum Jekson Elopere

Oleh karena itu, massa dengan tegas menyatakan sikap menolak tegas program Pemberian Makanan Bergizi, dan menolak tegas penempatan TNI/ Polri di setiap sekolah atau setiap jenjang pendidikan dari TK/ PAUD sampai dengan perguruan tinggi.

"Kami juga menuntut pendidikan gratis di seluruh tanah Papua dari TK /PAUD sampai dengan Perguruan tinggi, penambahan fasilitas sekolah yang lengkap dan penambahan guru-guru di setiap sekolah," beber Elopere

Dalam aksi tersebut Aliansi Pelajar dan Mahasiswa juga mengingatkan pemerintah jika mereka sudah pernah melakukan aksi penolakan program PMB yang sama beberapa waktu lalu, namun tetap saja program tersebut masih lanjutkan sampai dengan saat ini.

"Apabila program tersebut masih dilakukan maka pelajar dan mahasiswa 8 Kabupaten se Papua Pegunungan akan melakukan aksi besar-besaran dan di pusatkan di Kabupaten Jayawijaya."tegas Jekson (*)

Editor : Agung Trihandono
#Jayawijaya #hardiknas #Papua Pegunungan