Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Biak Banyak Ditemukan Amunisi Bekas Perang Dunia II? Ini Penyebabnya

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Ilustrasi bom sisa PD II. (AI)
Ilustrasi bom sisa PD II. (AI)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA -Ledakan dahsyat di Kampung Yenures Biak Kota Provinsi Papua yang menewaskan 5 orang Minggu (31/5/2026) diduga berasal dari bom sisa peninggalan perang dunia II. 

Mengapa sampai saat ini Biak masih banyak ditemukan bom bekas peninggalan perang dunia II? 

Informasi yang dihimpun ceposonline.com dari berbagai sumber bahwa 
banyaknya bom, mortir, dan sisa amunisi yang ditemukan hingga saat ini merupakan material perang yang gagal meledak (unexploded ordnance) pada masa pertempuran Jepang versus Sekutu falam hal ini pimpinan Amerika Serikat. 

Advertisement


Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang ditemukan di perairan Biak Numfor. 


Hal ini menandakan bahwa posisi Biak merupakan tempat yang sangat strategis sebagai pangkalan militer utama dan pusat pertahanan tentara Jepang pada masa Perang Dunia II
 yang kemudian digempur habis-habisan oleh Pasukan Sekutu di bawah komando Amerika Serikat pada tahun 1944.


Pusat Pertahanan Jepang Pada awal pendudukan tahun 1942, Jepang mendaratkan puluhan ribu pasukannya di Biak. 

Advertisement


Karena lokasinya yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik, Biak disulap menjadi benteng pertahanan utama, pusat logistik, dan pangkalan udara untuk wilayah Pasifik. 


Pertempuran Biak (Biak Battle)Pulau Biak menjadi medan pertempuran sengit (dikenal sebagai Biak Battle) antara serdadu Jepang dan Pasukan Sekutu (Amerika Serikat dan Australia) yang ingin merebut kembali wilayah tersebut. 


Pertempuran darat dan udara berlangsung sangat brutal selama berbulan-bulan, terutama sepanjang Mei hingga Agustus 1944.


Gempuran Udara Sekutu Untuk melumpuhkan kekuatan Jepang yang bersembunyi di dalam goa (seperti di Goa Binsari/Goa Jepang), Pasukan Sekutu melakukan pengeboman besar-besaran dari udara. 

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Bupati Biak Numfor Apresiasi Kesiapan Pemuda, Pesparani II Papua Siap Digelar

Bupati Biak Numfor Apresiasi Kesiapan Pemuda, Pesparani II Papua Siap Digelar

Kabupaten Biak Numfor menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Provinsi Papua yang digelar

Sipendora Aplikasi Pendataan Pendonor Darah Karya Anak Biak

Sipendora Aplikasi Pendataan Pendonor Darah Karya Anak Biak

Sebuah inovasi digital untuk membantu kebutuhan darah di Kabupaten Biak Numfor tengah disiapkan. Aplikasi bernama Sipendora (Sistem Informas

Paduan Suara Berbahasa Biak, Suatu Keunikan Keragamaman Budaya Biak

Paduan Suara Berbahasa Biak, Suatu Keunikan Keragamaman Budaya Biak

Lagu-lagu berbahasa Biak menggema di Aula Gedung KSL Biak dalam Lomba Paduan Suara Bahasa Biak yang menjadi salah satu rangkaian Festival B

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer