Listyo Sigit Sudah Tahu Calon Kapolri, Singgung Rencana Setelah Pensiun

Elfira Halifa • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:17 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (ISTIMEWA)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah mengetahui sosok yang akan menjadi calon Kapolri berikutnya.

Di tengah rencana pergantian kepemimpinan tersebut, Listyo menitipkan pesan agar Desk Ketenagakerjaan Polri tetap berjalan optimal dalam mengawal kepentingan dan kesejahteraan buruh.

Pesan itu disampaikan Listyo saat meresmikan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jumat (21/8/2026). Listyo diketahui juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI.

Listyo mengatakan, dirinya telah menyampaikan pesan tersebut kepada sejumlah calon Kapolri. Ia berharap komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi pekerja tetap dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.

“Karena ini juga menjadi bagian dari untuk terus menjaga komitmen yang sudah terbangun. Dan saya juga sudah sampaikan ke calon-calon Kapolri nanti,” kata Listyo, dilansir dari Kompas.com, Sabtu (22/8/2026).

Listyo bahkan melontarkan pernyataan tegas terkait keberlangsungan Desk Ketenagakerjaan Polri setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Kapolri.

Ia mengaku siap turun langsung bersama buruh untuk melakukan aksi demonstrasi apabila layanan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kalau saya sudah pensiun, kalau Desk Ketenagakerjaan itu tidak bekerja optimal, saya akan turun memimpin demo. Setuju, ya?” ujar Listyo.

Menurut Listyo, keberadaan Desk Ketenagakerjaan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengawal hak dan kesejahteraan pekerja sekaligus membantu penyelesaian persoalan hubungan industrial.

Desk Ketenagakerjaan Polri merupakan layanan terpadu yang menangani konsultasi, pengaduan, mediasi sengketa, hingga penegakan hukum terkait tindak pidana ketenagakerjaan.

“Ya, karena ini artinya saya hanya ingin bahwa Desk Ketenagakerjaan nanti, siapapun Kapolrinya, terus memberikan pelayanan optimal,” jelasnya.

Listyo mengatakan, sejak Desk Ketenagakerjaan dibentuk, sejumlah persoalan hubungan industrial yang sebelumnya telah berlangsung selama bertahun-tahun dapat diselesaikan lebih cepat.

Tidak hanya menangani sengketa, Polri juga disebut telah memfasilitasi pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) agar mendapatkan kesempatan kembali bekerja.

“Dan beberapa waktu yang lalu juga kami memfasilitasi agar buruh-buruh yang terkena PHK juga bisa kembali mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Listyo menegaskan, keberadaan desk tersebut harus terus diperkuat agar pekerja memiliki ruang untuk mendapatkan pelayanan, perlindungan dan kepastian hukum ketika menghadapi persoalan ketenagakerjaan.

“Jadi tentunya ini bagian dari komitmen kita terus untuk menjaga dan mengawal teman-teman buruh,” pungkasnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
Listyo Sigit Prabowo kapolri