Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oknum Brimob Aniaya Anak Hingga Tewas, Kapolri Perintahkan Jajaran Usut Tuntas

A
Penulis: Agung Trihandono❯

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Ceposonline.com/ANTARA/HO-Polri).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Ceposonline.com/ANTARA/HO-Polri).


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa dia telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus anggota Brimob berinisial Bripda MS yang diduga menganiaya seorang anak di bawah umur hingga tewas.

"Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku dan menegakkan keadilan bagi keluarga korban," kata Kapolri dalam keterangan diterima Kantor Berita Antara di Jakarta, Senin (23/2).

Pemimpin Korps Bhayangkara itu turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi.

Advertisement

Ia juga mengaku marah dengan adanya peristiwa ini karena telah menodai muruah Brimob.

"Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai muruah institusi Brimob yang seharusnya melindungi masyarakat," katanya.

Adapun pada Senin ini, Polda Maluku akan menggelar sidang etik terhadap Bripda MS pada pukul 14.00 WIT.

Advertisement

Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto mengatakan keluarga korban dijadwalkan tiba dari Tual sekitar pukul 12.00 WIT sebelum menghadiri sidang etik di Polda.

Keluarga terlebih dahulu akan mengunjungi rumah sakit untuk memeriksa salah satu anggota keluarga korban yang mengalami cedera. Sementara, anggota keluarga lainnya dapat mengikuti jalannya persidangan melalui fasilitas daring atau zoom.

Menurutnya, sidang kode etik akan digelar sesuai ketentuan Propam. Sebagian proses dapat dibuka untuk umum, namun ada tahapan yang bersifat tertutup guna mendalami fakta kejadian. Hasil sidang nantinya tetap akan diumumkan secara terbuka.

Adapun untuk percepatan proses hukum, Polda Maluku telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Kapolda mengaku telah berkomunikasi dengan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi dan jajaran Jaksa Penuntut Umum guna mengawal percepatan pemberkasan perkara.

Sebelumnya, berdasarkan kronologi yang disampaikan kepolisian, peristiwa bermula saat patroli Brimob melaksanakan kegiatan cipta kondisi menggunakan kendaraan taktis di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (19/2) dini hari.

Patroli awalnya berada di Kompleks Mangga Dua, Langgur hingga sekitar pukul 02.00 WIT. Kemudian, bergeser ke Desa Fiditan, Kota Tual setelah menerima laporan warga terkait dugaan pemukulan di sekitar area Tete Pancing.

Saat berada di lokasi, tersangka bersama sejumlah anggota turun dari kendaraan dan melakukan pengamanan. Sekitar 10 menit kemudian, dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ngadi menuju Tete Pancing.

Tersangka disebut mengayunkan helm taktikal sebagai isyarat. Namun, helm tersebut mengenai pelipis kanan korban AT (14) hingga korban terjatuh dari sepeda motor dalam posisi telungkup.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis. Namun pada pukul 13.00 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pasca kejadian, keluarga korban mendatangi Mako Brimob Tual untuk menuntut keadilan. Pihak kepolisian merespons dengan langsung mengamankan dan menahan Bripda MS pada hari yang sama. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Seorang Warga Jayapura Pegawai Freeport Ditemukan Tewas di Mimika

Seorang Warga Jayapura Pegawai Freeport Ditemukan Tewas di Mimika

Kepolisian Resor Mimika melakukan penyelidikan atas peristiwa ditemukannya seorang pria berinisial FF (30) yang meninggal dunia di dalam seb

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Penginapan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Penginapan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polres Mimika merespons laporan penemuan warga yang meninggal dunia di Kamar 02 Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Kabupaten Mimika,

Polisi Selidiki Penganiayaan Berdarah di SP 3, Korban Tewas Usai Mengalami Luka Parah

Polisi Selidiki Penganiayaan Berdarah di SP 3, Korban Tewas Usai Mengalami Luka Parah

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan berat yang menewaskan seorang pemuda berinisial

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer