Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Kalian Kini Milik Bangsa, Setialah kepada Rakyat

Elfira Halifa • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 04:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik perwira remaja TNI dan Polri yang resmi dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (SETNEG)
Presiden Prabowo Subianto melantik perwira remaja TNI dan Polri yang resmi dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (SETNEG)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan mendalam kepada 1.177 perwira remaja TNI dan Polri yang resmi dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

 

Di hadapan para perwira muda, Prabowo menegaskan bahwa sejak dilantik, mereka tidak lagi hanya menjadi bagian dari keluarga, melainkan telah menjadi milik bangsa dan negara.

 

Menurut Presiden, pelantikan sebagai perwira bukan sekadar pencapaian akademik atau akhir dari proses pendidikan militer dan kepolisian, tetapi merupakan awal dari pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara.

 

"Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara”

 

“Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa serta meneruskan cita-cita para pendiri bangsa," tegas Prabowo, sebagaimana dilansir dari JawaPos.com, Kamis (23/7/2026).

 

Ia menekankan setiap perwira yang baru dilantik memikul amanah besar untuk menjaga kedaulatan negara sekaligus mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

 

Prabowo mengingatkan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi yang lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat.

 

Karena itu, setiap kesulitan yang dialami masyarakat harus menjadi perhatian utama para perwira dalam menjalankan pengabdiannya.

 

"Setialah kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apa pun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa," ujarnya.

 

Presiden juga mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan para perwira merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, sumpah tersebut harus dijaga dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

 

Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa momentum pelantikan bukanlah garis akhir dari perjalanan para taruna dan taruni, melainkan titik awal untuk mengabdikan diri kepada negara.

 

"Hari ini bukan sekadar upacara. Hari ini bukan garis akhir. Hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara," katanya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo secara resmi melantik 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka.

 

Para perwira yang dilantik terdiri atas 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, serta 282 perwira Polri.

 

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih Adhi Makayasa, yakni Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer, Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut, Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara, dan Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian.

 

Prabowo berharap para perwira muda mampu menjadi pemimpin yang berintegritas, profesional, serta senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat dalam setiap penugasan yang diemban. (*)

Editor : Elfira Halifa
polri TNI Prabowo Subianto