Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Waduh, Perundingan AS-Iran Batal, Harga Minyak Mentah Kembali Menguat

Abdel Gamel Naser • Minggu, 21 Juni 2026 | 08:42 WIB
Ilustrasi pengeboran minyak. (ISTIMEWA)
Ilustrasi pengeboran minyak. (ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA- Pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang akan berlangsung di Swiss, Jumat (19/6/2026) batal dilaksanakan. Harga minyak mentah dunia ditutup menguat.

Berdasarkan Investing, harga minyak mentah untuk kontrak berjangka Brent ditutup naik sebesar 0,7 persen persen menjadi USD 80,57 pada perdagangan Jumat (19/6). Sedangkan untuk harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar turun 0,1 persen menjadi USD 76,51 per barel.

Seperti dilansir dari Jawapos.com, Kementerian Luar Negeri Swiss menyatakan bahwa perundingan AS–Iran yang semula dijadwalkan berlangsung di Bürgenstock pada hari Jumat telah dibatalkan dan tidak akan berjalan sesuai rencana.

Gedung Putih juga mengatakan bahwa Wakil Presiden AS, JD Vance, tidak lagi melakukan perjalanan ke Swiss, dengan alasan masih adanya masalah logistik yang belum terselesaikan terkait perundingan tersebut.

Pada hari Kamis, Vance mengatakan bahwa kapal-kapal tanker yang mengangkut lebih dari 12 juta barel minyak telah melintasi Selat Hormuz pada malam sebelumnya. "Untuk malam kedua berturut-turut, Iran tidak menembaki kapal mana pun di Selat Hormuz. Sejauh ini, mereka mematuhi bagian komitmen yang menjadi tanggung jawab mereka,” ujar Vance dikutip CNBC.

Sebagaimana diketahui, Nota kesepahaman yang batal dilaksanakan tersebut terdiri dari 14 poin untuk memulai periode negosiasi selama 60 hari, di mana Iran akan mengizinkan lalu lintas bebas biaya melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran utama bagi minyak dan gas dunia. Kesepakatan itu menargetkan pemulihan lalu lintas di selat tersebut hingga kapasitas penuh dalam waktu 30 hari.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#iran #amerika #minyak mentah