Camp Wanita Bijak Intan Jaya Resmi Ditutup, Perempuan Diteguhkan Menjadi Teladan dan Agen Perubahan

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Suasana penuh sukacita dan haru mewarnai penutupan Camp Pembinaan Wanita Bijak yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Intan Jaya bekerja sama dengan Wanita Bijak Nabire di Gereja GKII Antiokhia Sugapa, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 16 hingga 19 Juni 2026 itu diikuti oleh 113 perempuan dari berbagai gereja Protestan dan Katolik di Kabupaten Intan Jaya. Selama mengikuti camp, para peserta dibekali berbagai materi tentang pengembangan karakter, penguatan peran perempuan, kepemimpinan, serta pengenalan potensi diri agar mampu menjadi pribadi yang bijaksana dan berdampak bagi lingkungan sekitarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Nelli E. Kudiai Maisini, mengatakan Camp Wanita Bijak lahir dari kerinduan untuk mempersiapkan perempuan-perempuan Intan Jaya agar semakin memahami jati diri, talenta, dan panggilan hidup yang telah Tuhan berikan.
"Setiap perempuan memiliki keunikan dan keistimewaan yang diberikan Tuhan. Talenta dan karakter yang berbeda-beda bukanlah kelemahan, tetapi kekuatan yang harus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat," ujar Nelli dalam sambutannya saat menutup kegiatan Camp Pembinaan Wanita Bijak di Gereja GKII Antiokhia Sugapa, Intan Jaya, Jumat, (19/6/2026).
Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga dan kehidupan sosial. Karena itu, pembinaan seperti Camp Wanita Bijak menjadi salah satu sarana untuk membentuk perempuan yang percaya diri, berkarakter, serta mampu menjalankan perannya dengan penuh kasih dan kebijaksanaan.
"Kami berharap para peserta mampu mengenali potensi yang dimiliki, membangun kepercayaan diri, serta menjadi perempuan yang bijaksana dalam keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Perempuan memiliki peran yang sangat penting sebagai penggerak kehidupan keluarga dan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut, Nelli mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik hingga hari terakhir.
"Kami bersyukur kepada Tuhan karena atas kasih dan penyertaan-Nya, seluruh rangkaian kegiatan Camp Wanita Bijak dapat berjalan dengan baik. Apa yang kami capai hari ini bukan karena kekuatan kami sendiri, tetapi karena pertolongan Tuhan yang selalu menyertai," ungkapnya.
Momen yang paling mengharukan terjadi sebelum acara penutupan resmi dilaksanakan. Sebanyak 113 peserta Camp Wanita Bijak mengikuti prosesi wisuda dan pengutusan sebagai tanda berakhirnya masa pembinaan sekaligus peneguhan komitmen mereka untuk menjadi perempuan yang membawa perubahan di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat.
Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh para suami, keluarga, serta simpatisan yang memadati Gereja GKII Antiokhia Sugapa. Wajah-wajah penuh haru tampak menghiasi para peserta saat mereka menerima pengutusan setelah empat hari mengikuti pembinaan.



