Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Suami Kepincut Judol, Ratusan Wanita Pilih Menjanda 

Abdel Gamel Naser • Kamis, 18 Juni 2026 | 11:48 WIB
Suami Kepincut Judol, Ratusan Wanita Pilih Menjanda 
Suami Kepincut Judol, Ratusan Wanita Pilih Menjanda 

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA-Di balik gemerlap iklan visual dan kemudahan akses instan yang ditawarkan oleh dunia digital, praktik judi online nyatanya menyisakan cerita kelam yang memilukan bagi banyak lembaga keluarga. 

Bukan hanya sekadar menguras habis isi rekening tabungan, fenomena perjudian daring kini telah bertransformasi menjadi ancaman nyata yang paling mematikan bagi keutuhan jalinan rumah tangga di masyarakat.

Di Kabupaten Gresik, dampak destruktif dari kecanduan digital ini terlihat sangat jelas di ruang-ruang sidang Pengadilan Agama (PA) Gresik. Sejak awal tahun hingga pertengahan Juni 2026, ratusan pasangan suami istri tercatat memilih jalan pintas untuk mengakhiri ikatan pernikahan mereka di meja hijau. 

Lembaran baru perceraian tersebut sebagian besar berawal dari akar persoalan yang seragam, yakni runtuhnya pilar ekonomi domestik akibat perputaran uang haram. Seperti dilansir dari Radar Gresik, berdasarkan basis data resmi yang dicatat oleh Pengadilan Agama Gresik, terdapat sedikitnya 793 perkara perceraian yang masuk dan didaftarkan sepanjang periode Januari hingga pertengahan Juni 2026. Dari total ratusan pasang yang menggugat tersebut, sebanyak 411 perkara secara administratif dipicu murni oleh faktor kegagalan ekonomi keluarga. 

Namun di balik deretan angka formal itu, tersimpan kenyataan sosiologis yang jauh lebih mengkhawatirkan di lapangan. Panitera Muda Pengadilan Agama Gresik, Andik Wicaksono, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sekitar 80 persen dari total kasus perceraian yang masuk dalam klaster faktor ekonomi tersebut diduga kuat berkaitan erat dengan kebiasaan buruk judi online yang dilakukan salah satu pasangan, di mana mayoritas pelakunya didominasi oleh pihak suami.

“Yang lebih memprihatinkan, sekitar 80 persen perkara ekonomi tersebut diduga berkaitan dengan kebiasaan judi online yang dilakukan salah satu pasangan, terutama suami,” ujar Andik Wicaksono. Dari awalnya menyisihkan sedikit uang kini berubah menjadi candu psikologis dan lingkaran setan yang sangat sulit untuk diputus.  

Alhasil, tagihan wajib rumah tangga mulai menumpuk, biaya pendidikan anak-anak terabaikan, cicilan kendaraan tersendat, hingga kebutuhan pangan sehari-hari tidak lagi mampu terpenuhi secara layak. Ketika kondisi finansial semakin memburuk dan minus, konflik terbuka dalam rumah tangga menjadi hal yang tidak lagi bisa dihindarkan.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#suami #Ceposonline.com #judol #istri