Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pokja Adat MRP Papua Kecewa Berat, Bupati dan Wabup Jayapura Tak Dapat Ditemui

R
Pokja Adat MRP Papua saat melaksanakan jejaring aspirasi masyarakat adat di Kampung Harapan, Kamis (18/6).(CEPOSONLINE.COM/Yohana).
Pokja Adat MRP Papua saat melaksanakan jejaring aspirasi masyarakat adat di Kampung Harapan, Kamis (18/6).(CEPOSONLINE.COM/Yohana).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, SENTANI-Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu dengan Bupati Jayapura, Yunus Wonda, maupun Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jayapura.

Ketua Pokja Adat MRP Papua, Raimond May, mengatakan kunjungan tersebut bukan kali pertama diagendakan.

Namun, dalam beberapa kesempatan, pihaknya kembali tidak dapat bertemu langsung dengan pimpinan daerah.

Advertisement

Menurut Raimond, ketidakhadiran bupati dan wakil bupati dinilai sebagai bentuk kurangnya penghargaan terhadap lembaga yang merupakan representasi masyarakat adat Papua.

“Kedatangan kami bukan untuk mengantar proposal atau membahas kepentingan pribadi”

“Kami datang untuk bertemu bupati dan wakil bupati guna memfasilitasi berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Jayapura maupun daerah lainnya,”ujar Raimond kepada wartawan, Kamis (18/6).

Advertisement

Ia menjelaskan, rombongan Pokja Adat MRP Papua telah berkoordinasi dengan pihak sekretariat Pemerintah Kabupaten Jayapura sebelum kedatangan mereka. Namun setelah tiba di Kantor Bupati Jayapura, mereka tidak dapat bertemu dengan bupati maupun wakil bupati.

Raimond mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, Bupati Jayapura sedang berada di luar daerah, sementara wakil bupati menghadiri agenda ulang tahun salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Kami sangat kecewa dan merasa tidak dihargai. Sebagai lembaga yang mewakili masyarakat adat Papua, seharusnya ada komunikasi dan koordinasi yang baik sehingga pertemuan ini dapat terlaksana,” tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Akhirnya BMKG Akui, Kabut Putih di Jayapura Adalah Asap Kiriman 

Akhirnya BMKG Akui, Kabut Putih di Jayapura Adalah Asap Kiriman 

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan sekitarnya

BPBD Jayapura: Kabut Putih Bukan Asap Karhutla, Itu Akibat Kelembapan Tinggi

BPBD Jayapura: Kabut Putih Bukan Asap Karhutla, Itu Akibat Kelembapan Tinggi

Kabut putih yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Jayapura dalam dua pekan terakhir bukan disebabkan oleh asap kebakaran hutan dan lah

Pembayaran Parkir di Sentani Akan Gunakan QRIS

Pembayaran Parkir di Sentani Akan Gunakan QRIS

Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura mendorong penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS sebagai salah satu upaya mening

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer