Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Fosil 1,8 Juta Tahun Terkuak di Bumiayu, Jejak Gajah hingga Buaya Terbongkar

Weny Firmansyah • Jumat, 10 April 2026 - 16:31 WIB
Ilustrasi Fosil Gajah. (ISTIMEWA)
Ilustrasi Fosil Gajah. (ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Kawasan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, kembali mencuri perhatian. Penelitian terbaru mengungkap temuan fosil berusia sekitar 1,8 juta tahun yang memperlihatkan jejak kehidupan purba di wilayah tersebut.

 

 

Fosil yang ditemukan cukup beragam. Mulai dari gajah, kuda nil, buaya, kura-kura, ikan, hingga moluska. Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa Bumiayu pernah menjadi habitat berbagai satwa purba.

 

 

Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, Herry Yogaswara, menyebut kawasan Bumiayu memiliki nilai penting untuk pengembangan ilmu pengetahuan.

 

 

“Kawasan ini menyimpan potensi besar, baik dari sisi geologi, paleontologi, maupun arkeologi,” ujarnya.

 

 

Menurutnya, ragam fosil yang ditemukan menunjukkan kondisi lingkungan masa lalu yang kompleks. Bumiayu diduga pernah menjadi wilayah perairan sebelum akhirnya berubah menjadi daratan.

 

 

Tak hanya fosil hewan, tim peneliti juga menemukan artefak berupa alat dari batu dan tulang. Temuan ini menguatkan dugaan adanya aktivitas manusia purba di kawasan tersebut.

 

 

“Ini membuka peluang besar untuk memahami kehidupan masa lampau, termasuk bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungannya,” tambah Herry.

 

 

Dengan potensi yang dimiliki, Bumiayu dinilai layak dikembangkan sebagai pusat penelitian sekaligus destinasi edukasi sejarah. Ke depan, kawasan ini berpeluang menarik minat masyarakat luas untuk mengenal lebih jauh jejak kehidupan purba di Indonesia. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#jawa tengah