Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Respon Wapres Gibran Soal Usulan JK: Mohon Maaf Tidak Sejalan dengan Arahan Presiden 

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Istimewa)
Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Istimewa)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka merespons permintaan Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terkait usulan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Gibran menegaskan, usulan tersebut tidak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dilansir dari JawaPos.com,  Wapres menyatakan, pemerintah sangat menghargai masukan yang disampaikan JK terkait usulan untuk menaikkan harga BBM di tengah ketidakpastian global.

"Namun, mohon maaf hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil," kata Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).

Advertisement

Gibran menyatakan, agenda pemerintah saat ini bertekad untuk melakukan efisiensi dan refocusing anggaran. Hal itu penting untuk melindungi masyarakat lapisan bawah agar tidak terbebani efek berantai dari kenaikan harga BBM, seperti kenaikan harga bahan pokok, biaya transportasi, dan lain-lain.

Selain itu, pemerintah juga menggalakkan akselerasi transisi menuju penggunaan kendaraan listrik dan energi terbarukan juga terus didorong.

"Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan ke Magelang untuk meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik, sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah," imbuhnya.

Advertisement

Sebelumnya, usulan untuk menaikkan harga BBM disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK) pada Rabu (1/4/2026). JK mengungkit masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat dirinya menjabat sebagai Wapres RI, menaikkan harga BBM pada 2005-2006, untuk mengurangi pemakaian BBM.

“Ya, kalau mau seperti dahulu yang kita lakukan pada 2005–2006, saat krisis, yaitu dengan menaikkan harga. Supaya dengan harga naik, otomatis orang mengurangi pemakaian BBM. Mereka tidak pergi ke mana-mana jika tidak perlu. Itu bisa mengurangi setengah pemakaian BBM. Tetapi kalau diberikan harga murah, orang akan seenaknya,” tuturnya.

Meski demikian, JK juga tetap mendorong masyarakat untuk kompak melakukan penghematan energi. Ia mendorong masyarakat untuk bersama-sama menggunakan transportasi umum.

“Hemat memakai BBM artinya penggunaan angkutan umum harus lebih diutamakan. Begitu juga seperti yang dianjurkan oleh Bahlil Lahadalia, untuk memasak pun harus hemat. Banyak hal yang memang perlu dihemat. Namun, situasi saat ini juga dipengaruhi oleh faktor yang tidak bisa diatasi sendiri, karena kenaikan ini terjadi akibat naiknya harga BBM internasional,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Harus Ikuti Mekanisme Konstitusi dan Hukum

Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Harus Ikuti Mekanisme Konstitusi dan Hukum

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan komentar tentang wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah putusan Ma

Foto Gibran Diturunkan dari Ruang Kerja, Wakil Ketua DPRD Sukabumi: Saya Merasa Malu

Foto Gibran Diturunkan dari Ruang Kerja, Wakil Ketua DPRD Sukabumi: Saya Merasa Malu

Ada yang berbeda di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari. Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sebelumnya terp

Wapres Gibran Digugat Lagi

Wapres Gibran Digugat Lagi

Persoalan ijazah Gibran Rakabuming Raka ternyata tak berhenti di Mahkamah Konstritusi. Gugatan lain kembali muncul. Dilansir Jawapos.com, se

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer