CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Awal puasa umat muslim tahun 2026 ini nampaknya cukup istimewa. Selama ini yang dinantikan perhitungan awal puasa Ramadan apakah sama antara Muhammadiyah dan penetapan dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Namun kali ini, awal puasa 1 Ramadan 1447 H bagi umat muslim, bakal bersamaan dengan awal puasa dan pantang bagi umat katolik.
Ya, sebelum merayakan Paskah, umat Katolik akan menjalani masa Prapaskah terlebih dahulu. Awal masa Prapaskah ditandai dengan Rabu Abu (Ash Wednesday). Melansir laman Bimas Katolik Kemenag, Rabu Abu dalam agama Katolik adalah hari pertama dalam Masa Prapaskah.
Masa Pra Paskah ini, yaitu periode 40 hari sebelum Paskah yang digunakan sebagai waktu pertobatan, refleksi, dan persiapan spiritual. Rabu Abu memiliki makna penting dalam kehidupan umat Katolik karena menandai awal perjalanan menuju perayaan Kebangkitan Yesus Kristus pada Hari Paskah.
Rabu Abu 2026 jatuh pada tanggal 18 Februari 2026. Menurut SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 18 Februari 2026 tidak termasuk libur nasional atau cuti bersama. Dengan demikian, Rabu Abu 2026 bukan tanggal merah.
Sementara itu, Muhammadiyah telah mengumumkan awal puasa Ramadan 2026. Mengutip dari Maklumat Muhammadiyah No.01/MLM/1.1/B/2025 dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, pihak Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.
Tanggal ini bersamaan dengan Rabu Abu 2026. Dengan demikian, umat Katolik akan memasuki masa Prapaskah pada 18 Februari 2026 (Rabu Abu), sedangkan umat Islam yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah, akan menjalankan ibadah puasa Ramadan pertama pada 18 Februari 2026. (*)
.
Editor : Agung Trihandono