CEPOSONLINE.COM, NABIRE — DPR Papua Tengah memberikan apresiasi terhadap pendekatan humanis yang diterapkan aparat keamanan dalam mengawal aksi massa yang digelar di Nabire pada Selasa (7/4/2026).
Pengamanan tersebut dinilai berjalan tertib, aman, dan kondusif berkat sinergi antara kepolisian dan TNI di lapangan.
Anggota DPR Papua Tengah, Henes Sondegau, menyampaikan apresiasi kepada aparat yang terlibat dalam pengamanan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Front Rakyat Bergerak di Nabire.
Apresiasi tersebut secara khusus ditujukan kepada Kapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, bersama jajaran serta dukungan TNI di lapangan yang dinilai berhasil menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama aksi berlangsung.
“Pola penanganan keamanan hari ini boleh dibilang cukup baik. Saya sangat mengapresiasi Kapolres Nabire dan Dandim yang telah berkolaborasi dengan baik di lapangan,” ujarnya.
Henes menyebut ini merupakan kali kedua aksi besar di Nabire dapat berlangsung aman dan tertib, termasuk sebelumnya saat demonstrasi terkait isu Blok Wabu.
“Ini kali kedua. Saat aksi sebelumnya juga berjalan sangat aman. Saya sudah lama di Nabire, dan ini baru pertama kali saya melihat pola pengamanan seperti ini berjalan sangat baik dari masa ke masa kepemimpinan Kapolres,” ungkapnya.
Ia menilai sinergi antara aparat kepolisian dan TNI menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas selama aksi berlangsung, termasuk dalam mengawal massa hingga ke titik penyampaian aspirasi.
“Kolaborasi antara Kapolres dan Dandim terlihat jelas di lapangan. Ini yang harus dipertahankan ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, pendekatan humanis dan terkoordinasi tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga memberi ruang bagi massa aksi untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.
“Masyarakat yang melakukan aksi damai merasa puas, kami di DPR juga puas, dan aparat keamanan juga berhasil menjalankan tugas dengan baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah aparat yang tidak hanya mengawal jalannya aksi, tetapi turut membantu mobilitas massa hingga kembali ke titik awal dengan aman.
“Bahkan sampai pengantaran kembali, aparat membantu dengan kendaraan. Ini pendekatan yang sangat baik,” tambahnya.
Henes berharap pola pengamanan seperti ini dapat terus dipertahankan ke depan, termasuk apabila terjadi pergantian pimpinan di institusi kepolisian.
“Kalau ke depan ada pergantian Kapolres, saya harap pola seperti ini tetap dipakai. Ini cara yang luar biasa dan patut dipertahankan,” tutupnya. (*)