Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 13:14 WIB
Marcel Mameyao. (CEPOSONLINE.COM/WAHYU)
Marcel Mameyao. (CEPOSONLINE.COM/WAHYU)

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melaporkan temuan 326 kasus baru HIV-AIDS sepanjang periode Januari hingga September 2026. 

Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak didominasi oleh kelompok usia produktif, yakni remaja dan pemuda.  

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, menegaskan bahwa penanganan komprehensif dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menekan laju penyebaran serta memutus rantai penularan di wilayah ini.

"Kelompok usia produktif, khususnya remaja dan pemuda, perlu mendapatkan perhatian lebih serius melalui edukasi, promosi kesehatan, pemeriksaan HIV, dan pendekatan pencegahan yang sesuai," ujar Marselino Mameyau.

Berdasarkan data epidemiologi hingga September 2026, jumlah kasus kumulatif HIV-AIDS di Kabupaten Mimika telah menyentuh angka 8.736 kasus. 

Dari 326 kasus baru yang tercatat pada sembilan bulan pertama tahun 2026, rinciannya terdiri dari 183 kasus infeksi HIV tanpa gejala dan 143 kasus AIDS bergejala.  

Ditinjau dari jenis kelamin, persebaran kasus hampir merata antara laki-laki (172 kasus) dan perempuan (154 kasus). 

Sementara itu, berdasarkan kelompok usia, kasus paling tinggi ditemukan pada rentang usia 20 hingga 24 tahun sebanyak 83 kasus, disusul kelompok usia 25 hingga 29 tahun sebanyak 65 kasus.  

Dari ratusan warga yang terdiagnosis positif, tercatat 59 orang belum menerima pengobatan Antiretroviral (ARV).  

Selain itu, program pemantauan kesehatan turut menghadapi hambatan teknis di lapangan. 

Dari total 984 pemeriksaan Viral Load yang berhasil dilakukan, sebanyak 708 ODHIV (Orang dengan HIV) mengalami supresi virus, 190 orang tidak tersupresi, serta 86 hasil dinyatakan error atau invalid.  

Di sektor pencegahan penularan dari ibu ke anak (PPIA), dari 5.454 ibu hamil yang diperiksa, ditemukan 28 ibu hamil dengan HIV positif dan 24 di antaranya telah mendapatkan terapi ARV, serta terdeteksi satu bayi lahir dengan status HIV positif.  

(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Papua Tengah mimika Ceposonline.com HIV / AIDs