Penyelundupan Sanca Hijau Melalui Udara Digagalkan di Bandara Mozes Kilangin

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB
Petugas Karantina Papua Tengah dan Avsec memperlihatkan ular sanca hijau yang berhasil diamankan dari upaya pengiriman ilegal di kargo Bandara Mozes Kilangin, Timika. (Foto: Istimewa). 
Petugas Karantina Papua Tengah dan Avsec memperlihatkan ular sanca hijau yang berhasil diamankan dari upaya pengiriman ilegal di kargo Bandara Mozes Kilangin, Timika. (Foto: Istimewa). 

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Petugas Karantina Papua Tengah melalui Pos Pelayanan Bandar Udara Mozes Kilangin menggagalkan pengiriman ilegal seekor ular sanca hijau di area kargo keberangkatan, Jumat, 24 Juli 2026. 

 

Satwa yang dilindungi tersebut rencananya akan dikirim dari Timika menuju Bandung melalui jasa ekspedisi Kantor Pos.

Penggagalan berawal dari kecurigaan petugas Aviation Security (Avsec) saat memindai paket menggunakan mesin X-Ray. 

 

Tampilan layar menunjukkan gambaran mencurigakan menyerupai bentuk reptil di dalam kardus.

Petugas Karantina bersama Avsec dan pihak ekspedisi kemudian membongkar paket tersebut. 

 

Di dalamnya ditemukan seekor sanca hijau (Morelia viridis) dalam kondisi hidup tanpa dilengkapi dokumen resmi, seperti Sertifikat Karantina maupun Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SAT-DN) dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji, mengonfirmasi bahwa seluruh satwa yang dilalulintaskan wajib memiliki dokumen pendukung demi menjamin kelestarian keanekaragaman hayati dan mencegah perdagangan ilegal.

"Kepatuhan terhadap ketentuan karantina dan konservasi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia sekaligus mencegah praktik perdagangan satwa liar ilegal," kata Anton, Rabu (29/7/2026).

Setelah dipastikan dalam kondisi sehat melalui pemeriksaan medis, sanca hijau tersebut diserahterimakan kepada Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Timika BKSDA untuk penanganan lebih lanjut.

 

(*)

Editor : Lucky Ireeuw
ular mimika Ceposonline.com