CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta berinisial YPR.
Korban dilaporkan kritis setelah dibacok oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Perintis, Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, pada Rabu malam, 10 Juni 2026.
Informasi mengenai peristiwa berdarah ini sempat beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp hingga Kamis pagi, 11 Juni 2026.
Pesan tersebut berisi imbauan keamanan bagi para pekerja, sekaligus mengabarkan kondisi korban yang tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka parah di bagian kepala.
"Selamat malam rekan2 seprofesi. Mohon jika berangkat dan pulang kerja pada pagi atau malam hari. Untuk selalu hati2 dan waspada terhadap situasi di sekeliling kita”
“Semalam rekan kita, YPR dibacok di Jalan Perintis. Korban masih kritis di RSUD Timika. Pelaku sampai saat ini belum di temukan dan masih di cari oleh pihak berwajib," bunyi pesan yang beredar di WhatsApp.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, membenarkan terjadinya peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut.
Saat dikonfirmasi pada Kamis pagi, Billyandha menyatakan bahwa aparat kepolisian telah bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
"Ya betul. Untuk (kejadian ini) anggota sudah respon," jawab Kapolres dalam pesan singkatnya.
Guna mengungkap motif dan menangkap pelaku yang masih buron, Polres Mimika kini fokus melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif di lapangan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada saat beraktivitas pada malam hari.(*)
Editor : Elfira Halifa